Berita

Ilustrasi Rupiah Masuk 5 Besar Mata Uang Terlemah Dunia 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Bisnis

Rupiah Masuk 5 Besar Mata Uang Terlemah Dunia 2026, Ini Daftarnya

JUMAT, 15 MEI 2026 | 17:46 WIB | OLEH: TIFANI

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dollar AS pada perdagangan Jumat (15/5/2026). Mengacu data pasar, kurs rupiah berada di level Rp17.614 per dollar AS atau turun 84 poin dibanding perdagangan sebelumnya.

Pelemahan tersebut membuat rupiah masuk dalam jajaran lima mata uang terlemah di dunia terhadap dollar AS. Posisi Indonesia bahkan masih berada di atas sejumlah negara dengan tingkat kemiskinan tinggi, termasuk Burundi.

Laporan media bisnis Forbes menempatkan rupiah di urutan kelima mata uang dengan nilai tukar paling rendah terhadap dollar AS per Selasa (5/5/2026). Berikut daftar mata uang terlemah di dunia versi Forbes:


1. Rial Iran (IRR)

Rial Iran menjadi mata uang dengan nilai tukar terendah di dunia. Saat ini, satu rial Iran hanya bernilai sekitar 0,000001 dollar AS. 

Artinya, 1 dollar AS setara dengan sekitar 1.313.000 rial Iran. Mata uang ini pertama kali diperkenalkan pada akhir 1700-an dan nilainya terus berada di bawah tekanan dalam beberapa tahun terakhir.

Iran dikenal sebagai salah satu eksportir minyak dan gas terbesar dunia. Namun, sanksi ekonomi internasional serta ketegangan geopolitik dengan Israel dan Amerika Serikat ikut memperburuk nilai tukar rial Iran.

2. Pound Lebanon (LBP)

Pound Lebanon berada di posisi kedua dalam daftar mata uang terlemah di dunia. Satu pound Lebanon saat ini setara dengan 0,000011 dollar AS. 

Dengan kata lain, 1 dollar AS bernilai sekitar 89.750 pound Lebanon. Perekonomian Lebanon masih menghadapi tekanan akibat inflasi tinggi, krisis perbankan, tingkat pengangguran, dan ketidakstabilan politik yang berkepanjangan. 

Kondisi tersebut membuat nilai mata uangnya terus melemah terhadap dollar AS.

3. Dong Vietnam (VND)

Dong Vietnam menempati urutan ketiga dengan nilai sekitar 0,000038 dollar AS per dong. Artinya, 1 dollar AS dapat ditukar dengan sekitar 26.350 dong Vietnam.

Vietnam memiliki sektor industri yang cukup besar, terutama elektronik, tekstil, dan energi. Namun, perlambatan ekspor serta tingginya suku bunga AS ikut menekan nilai mata uang negara tersebut.

4. Kip Laos (LAK)

Kip Laos berada di posisi keempat dalam daftar ini. Nilai satu kip Laos setara dengan sekitar 0,000046 dollar AS.

Dengan kurs tersebut, 1 dollar AS setara dengan sekitar 21.950 kip Laos. Perekonomian Laos masih dibayangi utang luar negeri yang tinggi, inflasi, serta pertumbuhan ekonomi yang melambat. 

Faktor-faktor tersebut turut memicu pelemahan mata uang Laos dalam beberapa tahun terakhir.

5. Rupiah Indonesia (IDR)

Rupiah menjadi mata uang terlemah kelima di dunia terhadap dollar AS. Saat ini, satu rupiah bernilai sekitar 0,000057 dollar AS. 

Artinya, 1 dollar AS setara dengan sekitar Rp17.499 hingga Rp17.614. Indonesia memang menjadi negara dengan produk domestik bruto (PDB) terbesar di Asia Tenggara. 

Sektor jasa dan komoditas masih menjadi penopang utama ekonomi nasional. Namun, tekanan inflasi global, kekhawatiran resesi, serta penguatan dollar AS membuat nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya