Berita

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin. (Foto: RMOL)

Politik

KPU Tetap Mengacu DP4 Kemendagri untuk Mutakhirkan Data Pemilih

KAMIS, 14 MEI 2026 | 21:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemutakhiran data pemilih yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan tetap mengacu Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang bersumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin menjelaskan, pada pemilihan umum (pemilu) sebelumnya mengambil sumber data untuk pemutakhiran data pemilih dari Kemendagri, sampai akhirnya ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT).

"DPT dari Dukcapil data awalnya baru kemudian kita mutakhirkan gitu," ujar Afif kepada wartawan, dikutip Kamis, 14 Mei 2026.


Namun ia memastikan KPU juga mengambil data dari sumber lain, terutama dari kementerian/lembaga guna memastikan akurasi data pemilih yang akan mencoblos dalam pemilu.

"Jadi ada data-data lain," sambungnya.

Kendati begitu, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI itu menyebutkan, KPU RI juga memiliki mekanisme bertahap untuk memvalidkan data pemilih, meskilun sumber utamanya berasal dari Kemendagri.

"Tapi data yang kita, jadi setiap 6 bulan kita diberi waktu, diberi data oleh Dukcapil untuk dimutakhirkan," katanya.

Adapun terkait dengan wacana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berinisiatif merancang Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia, disambut baik oleh KPU. 

Namun Afif menekankan, mekanisme verifikasi berjenjang pendataan pemilih masih diperlukan, guna validitas dan perlindungan hak pilih warga negara.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya