Berita

Alpriado Osmond. (Foto: Istimewa)

Hukum

Alpriado Osmond Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Intimidasi Keluarga Pendeta

KAMIS, 14 MEI 2026 | 15:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pendeta JS meminta kepolisian mengusut tuntas dugaan intimidasi dan aksi premanisme yang menyeret nama Alpriado Osmond seorang auditor bersama sejumlah orang lainnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara melalui laporan polisi nomor LP/B/2395/XII/2025/SPKT/POLRES METRO JAKUT/POLDA METRO JAYA tertanggal 13 Desember 2025.

Kuasa hukum Pendeta JS, Friska Gultom mengungkapkan, Alpriado Osmond telah memenuhi panggilan pemeriksaan di Polsek Tanjung Priok pada Rabu 13 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB didampingi kuasa hukumnya, Ojahan Pakpahan. 


Menurut Friska, Alpriado baru meninggalkan Polsek sekitar pukul 20.45 WIB setelah menjalani pemeriksaan.

Ia juga menyebut Alpriado sebelumnya sempat tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pertama yang dijadwalkan pada 8 Mei 2026.

Adapun Friska menceritakan, peristiwa yang dialami Pendeta JS bersama keluarga. Kala itu, Pendeta JS dan keluarga hendak bersiap melayani ibadah Natal. 

Kata Friska, Pendeta JS mengaku mendapat tekanan dan intimidasi dari sejumlah orang yang datang bersama Alpriado Osmond.

“Yang kami harapkan hanya proses hukum berjalan profesional dan transparan. Kami ingin ada rasa aman bagi keluarga klien kami dan masyarakat,” ujar Friska kepada wartawan, Kamis 14 Mei 2026.

Menurutnya, dugaan intimidasi tersebut berlangsung cukup lama sejak pagi hingga sore hari. 

Ia menyebut Alpriado datang ke rumah keluarga Pendeta JS bersama sejumlah orang tak dikenal yang diduga preman sejak pukul 06.23 WIB hingga sekitar 16.50 WIB.

“Puncaknya sekitar jam dua siang saat klien kami bersama anak dan istri hendak berangkat ke gereja untuk melayani ibadah Natal. Saat itu para terlapor dan kelompoknya melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan,” katanya.

Friska mempertanyakan keberadaan sejumlah orang yang disebut mengaku sebagai wartawan dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, tindakan yang dilakukan tidak mencerminkan etika jurnalistik.

“Kalau memang ada yang mengaku wartawan, apakah wartawan yang benar bekerja dengan cara seperti itu? Silakan dicek ke Dewan Pers dan PWI apakah mereka benar tercatat,” ujarnya.

Ia menjelaskan situasi di lokasi baru mereda setelah aparat dari Polsek Tanjung Priok dan Polres Metro Jakarta Utara datang melakukan pengamanan.

Friska berharap kepolisian tidak hanya memeriksa pihak yang terlibat langsung, tetapi juga mengusut pihak yang diduga menjadi aktor di balik aksi tersebut.

“Kami berharap semua pihak yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya