Berita

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

KNKT Masih Kulik Black Box Taksi Green SM

Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
KAMIS, 14 MEI 2026 | 14:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) belum juga menyimpulkan penyebab kecelakaan kereta yang terjadi di kawasan Bekasi Timur.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, proses investigasi masih berlangsung karena tim masih mengumpulkan berbagai data dan melakukan sejumlah pengujian.

“Jadi kami masih dalam saat pengumpulan data-data. Ada beberapa tes yang harus kami lakukan di persinyalan, di lintas, kemudian di komunikasi,” kata Soerjanto di Jakarta, dikutip Kamis 14 Mei 2026. 


Menurutnya, KNKT juga masih melakukan evaluasi terhadap rekaman CCTV dan data elektronik yang ada di kereta maupun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Selain itu, KNKT masih membuka data dari taksi Green SM yang terlibat dalam insiden tersebut. Soerjanto menyebut kendaraan itu juga memiliki perangkat perekam data yang saat ini masih dalam proses pengunduhan.

“Di mobil taksi itu kan ada black box-nya juga. Ini lagi kita unduh,” kata Soerjanto.

Ia mengatakan, hasil evaluasi data tersebut nantinya akan digunakan untuk menentukan apakah diperlukan klarifikasi tambahan kepada pengemudi maupun pihak lain yang berada di lokasi kejadian.

“Nanti setelah kita evaluasi, kita akan bertanya lagi kepada pengemudinya ataupun orang-orang di sekitar itu apa yang terjadi,” kata Soerjanto.

Meski begitu, Soerjanto memastikan seluruh pihak sejauh ini bersikap kooperatif selama proses investigasi berlangsung.

KNKT juga belum dapat memastikan kapan investigasi rampung. Sebab, masih ada sejumlah data digital yang belum berhasil dibuka dan dianalisis.

“Kami belum bisa tentukan karena masih ada data-data yang belum bisa kita buka,” kata Soerjanto.

Ia menegaskan, fokus KNKT bukan mencari pihak yang disalahkan, melainkan mengidentifikasi penyebab kecelakaan untuk menghasilkan rekomendasi keselamatan transportasi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya