Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Minta Rakyat Tidak Panik: Ekonomi Kita Tak Sejelek Tahun 98

KAMIS, 14 MEI 2026 | 00:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tidak panik menyusul pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang sempat menembus level Rp17.500. 

Bendahara negara itu memastikan kondisi ekonomi Indonesia tidak akan seperti krisis moneter 1998. Menurutnya, fundamental ekonomi nasional masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan di pasar keuangan.

"(Masyarakat) nggak perlu panik karena fondasi ekonomi bagus. Kita tahu betul kelemahan di mana dan bisa kita betulin. Kita nggak akan sejelek seperti (tahun) 98 lagi, nggak akan jelek malah," ujar Purbaya di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.


Ia yakin pemerintah mampu mencari langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

"Kita akan cari langkah yang tepat, dengan pondasi ekonomi kuat nggak akan terlalu susah sepertinya," tuturnya.

Purbaya juga memastikan Bank Indonesia akan terus menjalankan langkah stabilisasi untuk menjaga pergerakan Rupiah terhadap Dolar AS. Pemerintah, kata dia, juga akan memberikan dukungan terhadap upaya tersebut.

"Itu kan tugas bank sentral. Cuma kita sedang ambil langkah-langkah untuk membantu memperkuat juga dari sisi bond market. Mungkin kita coba lihat apakah kita bisa masuk untuk membantu apa enggak, tetapi pasti ke depan akan ada perbaikan, jadi jangan takut,"sambungnya.

Pada perdagangan Rabu pagi, rupiah sempat menyentuh level Rp17.541 per Dolar AS atau melemah 0,07 persen. Namun hingga penutupan perdagangan sore, mata uang Garuda akhirnya menguat ke posisi Rp17.475 per Dolar AS.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya