Berita

Logo MUI

Politik

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

RABU, 13 MEI 2026 | 09:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) didorong memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) melalui pengembangan sistem “MUI GPT” untuk memperkuat layanan keagamaan yang lebih cepat, adaptif, dan sesuai kebutuhan masyarakat di era digital.

Gagasan tersebut disampaikan Guru Besar Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Prof Alhadi Bustamam, dalam pertemuan bersama jajaran pengurus pusat MUI terkait pengembangan data sains dan AI di Kantor MUI.

Menurut Prof Alhadi, perkembangan teknologi AI, khususnya large language model seperti GPT, dapat dimanfaatkan untuk membantu pelayanan MUI kepada masyarakat dalam berbagai bidang.


“Mungkin bisa kita nanti bersama dengan MUI mengembangkan namanya MUI GPT yang bisa membantu MUI dalam melayani pertanyaan-pertanyaan umat terkait fatwa-fatwa yang ada dari MUI,” ujar Prof Alhadi, Rabu, 13 Mei 2026.

Dia menjelaskan, sistem tersebut nantinya dapat digunakan untuk memberikan informasi maupun rekomendasi kepada masyarakat dan industri, termasuk terkait produk halal dan persoalan keagamaan lainnya secara lebih cepat dan efisien.

“Termasuk juga bagaimana nanti MUI memberikan suatu saran kepada masyarakat banyak termasuk juga industri dan sebagainya, misalnya terkait produk-produk halal yang bisa dikerjakan dengan cepat dengan pendekatan artificial intelligence,” katanya.

Prof Alhadi menilai MUI memiliki potensi besar untuk mengembangkan pemanfaatan AI karena banyak aktivitas dan layanan yang berkaitan langsung dengan kemaslahatan umat.

“Dengan MUI ini kita punya banyak potensi yang bisa kita kembangkan untuk membantu MUI. Karena di sini banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan kemaslahatan umat,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan bahwa perkembangan AI saat ini sering disalahpahami oleh masyarakat seolah menjadi teknologi yang dapat melakukan segala hal tanpa batas.

“AI ini lagi booming. Jadi orang banyak juga yang salah persepsi, seolah AI itu seperti alat ajaib,” katanya.

Karena itu, menurutnya, pengembangan AI perlu diarahkan secara bijak agar memberikan manfaat yang luas dan tetap berada dalam koridor nilai-nilai moral dan keagamaan.

Lebih lanjut, Prof. Alhadi berharap kolaborasi antara MUI dan Universitas Indonesia dapat berkembang menjadi pusat pengembangan AI berbasis nilai Alquran atau “Quran AI”.

“Kami berharap nanti kerja sama MUI dengan pihak UI bisa membentuk pusat pengembangan AI berbasis Quran AI, sehingga AI itu tidak liar begitu saja, tetapi terkontrol dan optimal untuk kemaslahatan masyarakat,” tandasnya.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya