Berita

Startup binaan Pertamina dalam ajang bergengsi Fowler Global Social Innovation Challenge (Fowler GSIC) 2026 yang berlangsung di University of San Diego, Amerika Serikat pada 1-2 Mei 2026. (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

Startup Binaan Pertamina Raih Peringkat ke-4 Ajang Fowler GSIC 2026

SELASA, 12 MEI 2026 | 00:02 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komitmen PT Pertamina (Persero) dalam membina inovator muda melalui semangat Energizing Indonesia kembali membuahkan hasil di level internasional. 

TERANGIN, startup jebolan program Pertamuda Seed & Scale 2025, sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus jajaran Top 6 dan meraih peringkat ke-4 dalam ajang bergengsi Fowler Global Social Innovation Challenge (Fowler GSIC) 2026 yang berlangsung di University of San Diego, Amerika Serikat pada 1-2 Mei 2026.

Mewakili delegasi Indonesia, TERANGIN yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menyisihkan 43 finalis dari 10 negara, bersaing ketat dengan kampus-kampus elit dunia seperti Georgetown University dan University of London.


TERANGIN menghadirkan solusi berkelanjutan berupa alat perangkap hama tanaman berbasis energi terbarukan yang mengombinasikan kincir angin dan panel surya. Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi bagi petani, tetapi juga selaras dengan agenda transisi energi global.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata peran Pertamina dalam membangun ekosistem startup yang kompetitif secara global.

"Keberhasilan TERANGIN di San Diego menjadi validasi bahwa inovasi anak bangsa memiliki standar dunia. Melalui Pertamuda, kami tidak hanya memberikan pendanaan, tapi juga pendampingan berkelanjutan agar ide kreatif mahasiswa dapat bertransformasi menjadi solusi nyata yang diakui investor internasional. Ini adalah bagian dari visi Energizing Indonesia untuk membawa talenta lokal ke kancah global," ujar Baron dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Muhammad Hanif, founder TERANGIN, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pertamina selama masa persiapan hingga keberangkatan ke Amerika Serikat.

“Kompetisi Fowler GSIC memberikan kami perspektif baru tentang skala industri internasional. Kami berterima kasih kepada tim Pertamina dan Pertamuda yang telah memfasilitasi penuh, mulai dari mentoring intensif hingga pembiayaan kegiatan ini. Dukungan ini menjadi katalis penting bagi kami untuk naik level menjadi social enterprise yang berdampak luas,” tutur Hanif.

Selain TERANGIN, delegasi Indonesia juga diwakili oleh Pe-NOVTRA dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), yang membawa inovasi alat panen kelapa sawit berbasis self-charging system (piezoelektrik). Meski belum menembus posisi enam besar, inovasi ini mendapat perhatian positif dari para juri internasional.

Atas pencapaian sebagai peringkat ke-4, TERANGIN berhak atas pendanaan sebesar USD 3.000 untuk pengembangan bisnis lebih lanjut. Partisipasi ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta kewirausahaan sosial global serta membuka peluang kolaborasi dengan mitra internasional.

Pertamuda Seed & Scale adalah program PT Pertamina (Persero) untuk menjaring dan membina bibit-bibit wirausaha muda di tingkat perguruan tinggi. Memasuki tahun kelima, program ini telah melibatkan lebih dari 14.000 mahasiswa dari ratusan universitas di Indonesia, fokus pada pengembangan bisnis yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan ketahanan energi nasional.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya