Berita

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni (Foto: Tangkap layar konferensi pers Kemenkes)

Kesehatan

Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Masih Tipe HFS, Bukan HPS

SENIN, 11 MEI 2026 | 15:28 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan jenis hantavirus yang terdeteksi di Indonesia masih merupakan tipe HFS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome), bukan tipe HPS (Hantavirus Pulmonary Syndrome), seperti yang ditemukan dalam wabah di kapal pesiar MV Hondius.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni mengatakan, kepastian tersebut diperoleh melalui pemeriksaan PCR yang dilakukan dalam sistem surveilans nasional.

“Beda dengan HPS yang terjadi di kapal pesiar tersebut,” kata Andi dalam konferensi pers, Senin 11 Mei 2026.


Menurutnya, pemeriksaan PCR diperlukan untuk memastikan jenis strain hantavirus yang ditemukan jika ada kasus positif. 

Sistem pemeriksaan itu disebut sudah terintegrasi dengan National Omnico sehingga proses deteksi dan pemantauan dapat dilakukan lebih cepat.

Saat ini, Kemenkes mengandalkan 21 rumah sakit sentinel di 20 provinsi untuk melakukan surveilans aktif terhadap penyakit infeksi, termasuk hantavirus, guna memastikan potensi penularan dapat terdeteksi lebih dini.

"Jadi, jika ada pasien masuk di rumah sakit, itu di 21 rumah sakit tersebut, kita melakukan surveillance," pungkas Andi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya