Berita

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes Budhi Susanto menunjukkan body part orang lain yang ditemukan didalam satu kantong jenazah korban kecelakaan maut Bus ALS. (Foto: RMOLSumsel/Fauzi)

Presisi

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

SABTU, 09 MEI 2026 | 23:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki pengangkut BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, kembali bertambah. Hingga Sabtu 9 Mei 2026, total korban tewas tercatat mencapai 18 orang.
Penambahan jumlah korban diketahui setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kantong jenazah korban kecelakaan yang dikirim ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Budi Susanto mengatakan, sebelumnya tim menerima 16 kantong jenazah dari lokasi kejadian. Namun setelah dilakukan identifikasi mendalam, ditemukan adanya bagian tubuh lain yang ternyata berasal dari korban berbeda.

“Total jumlah korban jiwa hingga hari ini bertambah menjadi 18 orang,” kata Budi, dikutip Sabtu 9 Mei 2026.

“Total jumlah korban jiwa hingga hari ini bertambah menjadi 18 orang,” kata Budi, dikutip Sabtu 9 Mei 2026.

Ia menjelaskan, temuan tersebut berasal dari satu kantong jenazah yang ternyata berisi dua potongan tubuh berbeda yang saling menempel di bagian ketiak sehingga awalnya diduga berasal dari satu korban.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, dicurigai kalau itu bukan bagian tubuh dari yang satu lagi. Berbeda dia,” kata Budi.

Menurut Budi, kondisi potongan tubuh tersebut sangat kecil dan hancur sehingga jenis kelaminnya belum dapat dipastikan. Tim DVI menduga potongan tubuh itu berasal dari seorang anak kecil berusia di bawah lima tahun.

“Temuan satu body part tersebut diduga anak-anak yang mungkin usianya di bawah lima tahun,” kata Budi.

Dengan demikian, total korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut menjadi 18 orang. Sebanyak 17 korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.

Korban yang meninggal dalam perawatan diketahui bernama M Tahrul Hubaidi (31), warga asal Tegal, Jawa Tengah. Ia mengembuskan napas terakhir setelah dua hari menjalani perawatan di ruang ICU akibat luka bakar berat.

“Rinciannya 17 orang meninggal di tempat, termasuk kantong yang berisikan dua potongan tubuh, dan satu korban meninggal saat perawatan di RSUD Rupit,” kata Budi.

Sedangkan dua korban selamat lainnya, Ngadiono dan Jumiatun, hingga kini masih menjalani perawatan intensif dengan luka bakar mencapai 80 hingga 89 persen di tubuh mereka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya