Berita

Prof Suparji Ahmad. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

SABTU, 09 MEI 2026 | 23:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritik yang disampaikan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais sepatutnyamenjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Suparji Ahmad mengatakan, pemerintah saat ini membutuhkan manajemen yang cepat dan efektif agar berbagai persoalan kebangsaan maupun kerakyatan bisa segera diselesaikan.

“Prabowo bisa lebih dekat dengan rakyat, lebih dekat dengan para anggota kabinetnya dan jajaran pemerintahan lainnya,” kata Suparji dalam diskusi Obor Rakyat Reborn bertajuk “Antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais”, di Cikini, Menteng, Jakarta, Sabtu 9 Mei 2026.


Suparji menilai, situasi saat ini menuntut adanya pengelolaan pemerintahan yang lebih responsif agar berbagai persoalan masyarakat tidak terhambat penyelesaiannya.

“Supaya masalah-masalah kerakyatan dan kebangsaan itu tidak ada kendala untuk diselesaikan,” kata Suparji.

Suparji juga menegaskan bahwa hubungan yang solid antara presiden dengan para pembantunya di kabinet sangat diperlukan agar tidak muncul hambatan teknis yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

“Tidak ada hal-hal teknis yang kemudian menyebabkan itu menjadi kendala dalam menjalankan tugas-tugas sebagai seorang presiden,” pungkas Suparji.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya