Berita

Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan saat tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya membongkar aktivitas judi online (judol) di perkantoran di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat pada Sabtu, 9 Mei 2026 (Foto: Bid Humas Polda Metro Jaya)

Presisi

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

SABTU, 09 MEI 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan saat tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya membongkar aktivitas judi online di sebuah perkantoran kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu, 9 Mei 2026.

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan ratusan warga negara asing (WNA) yang berasal dari Thailand, China, Vietnam, Myanmar, Korea, dan Malaysia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan keterlibatan personel Brimob dalam penggerebekan tersebut. Menurutnya, pengerahan Brimob dilakukan sebagai bentuk sinergi antar-satuan untuk memastikan proses penindakan berjalan aman dan kondusif.


Selain itu, pengamanan diperketat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan mengingat operasi tersebut menyasar jaringan sindikat lintas negara.

“Benar, personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan area. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran rekan-rekan penyidik di lapangan dalam mengumpulkan barang bukti serta mengamankan para terduga pelaku,” ujar Budi.

Saat ini, tim penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah orang yang diamankan. Polisi juga menyita berbagai barang bukti berupa perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk operasional judi online.

Budi menambahkan, penyidik belum dapat merinci jumlah tersangka maupun peran masing-masing pihak karena proses pemeriksaan masih berlangsung secara intensif.

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar. Saat ini tim masih bekerja secara teknis untuk membedah jaringan ini hingga ke akarnya. Rilis lengkap mengenai pengungkapan kasus ini akan segera kami sampaikan setelah proses penyelidikan awal dianggap cukup,” kata Budi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya