Berita

Media Briefing, Diseminasi Perkembangan Ekonomi, Inflasi dan Digitalisasi, di Priangan Timur. (Foto: RMOL)

Bisnis

Transaksi QRIS di Priangan Timur Tumbuh hingga 579 Persen

LAPORAN: JAYADI SUPRIYADIN*
JUMAT, 08 MEI 2026 | 22:24 WIB

Tren penggunaan transaksi elektronik di wilayah Jawa Barat Selatan atau Priangan Timur, terutama penggunaan QRIS menunjukan peningkatan signifikan di kuartal pertama tahun ini.

"Pertumbuhannya cukup positif, tahun 2025 saja, volume untuk QRIS naik 579 persen," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida, saat Media Briefing, Diseminasi Perkembangan Ekonomi, Inflasi dan Digitalisasi, di Priangan Timur, Kamis 7 Mei 2026.

Menurutnya, peralihan transaksi masyarakat dari sistem konvensional menggunakan mata uang ke sistem digital, menjadi fenomena sebagai motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi baru.


"Fenomena ini tidak hanya di mal atau pusat perbelanjaan modern, tapi juga sudah menyentuh sektor UMKM dan pasar tradisional," papar dia.

Selain itu, tingginya angka transaksi digital membuka ruang pertumbuhan ekonomi di wilayah hingga pelosok desa, sehingga masyarakat mampu menikmati kemudahan itu.

"Saat ini QRIS sudah diterima dengan baik oleh masyarakat, bahkan hingga desa -desa,” ujar dia bangga.

Alhasil, naiknya transaksi digital terutama QRIS mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan dibanding membawa uang tunai dalam jumlah banyak.

"Saya sebagai pedagang UMKM setiap hari selalu menggunakan transaksi QRIS, jadi lebih gampang," ujar Rudi Wiguna (42), salah seorang pedagang asal warga Babakan Payung, Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, penggunaan transaksi digital QRIS mampu memberikan keamanan dan keamanan, sehingga transaksi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

"Saya sekarang hampir sepenuhnya bergantung pada sistem pembayaran non-tunai untuk kebutuhan harian," tuturnya.

*Kontributor Jawa Barat

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya