Berita

Wartawan senior Bagus Sudarmanto. (Foto: Istimewa)

Politik

Bakom Tak Boleh Pinggirkan Media Arus Utama

JUMAT, 08 MEI 2026 | 01:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wartawan senior Bagus Sudarmanto angkat suara terkait beredarnya daftar sekitar 40 New Media atau Homeless Media yang disebut sebagai bagian dari “mitra baru pemerintah” dalam forum bernama Indonesia New Media Forum (INMF).

Sudarmanto mengingatkan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari dalam menjalankan komunikasi publik, agar jangan hanya mengejar viralitas dan engagement

Pasalnya, dari puluhan media yang digandeng, media yang tersertifikasi Dewan Pers sangat minim. Bahkan media pemerintah, seperti TVRI, RRI, dan Antara, tidak dilibatkan.


"Karena negara tetap membutuhkan ruang informasi yang sehat dan kritis," kata Sudarmanto kepada RMOL, Jumat 8 Mei 2026.

Menurut Sudarmanto yang juga pengurus harian PWI Jaya ini, media arus utama tetap penting karena bekerja dengan verifikasi, kode etik, dan prinsip cover both sides

"Posisi media arus utama penting karena menjadi penjernih disinformasi di ruang maya yang acapkali mengabaikan etika," kata Sudarmanto.

Ia menekankan bahwa media arus utama berbeda dengan banyak platform digital yang logikanya lebih ke atensi publik.

"New Media boleh dirangkul, tapi jangan sampai media profesional dan tersertifikasi Dewan Pers justru dipinggirkan," kata Sudarmanto.

Ia menambahkan, saat ini yang dibutuhkan sebenarnya keseimbangan, komunikasi pemerintah bisa adaptif secara digital, tapi tetap menjaga kualitas informasi dan independensi pers.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Muhammad Qodari, memperkenalkan Indonesia New Media Forum sebagai wadah berhimpunnya pelaku homeless media atau media berbasis platform digital seperti Instagram, TikTok, dan X yang berkembang tanpa struktur media konvensional.

Namun setelah pengumuman tersebut, sejumlah media yang disebut tergabung justru ramai-ramai membantah memiliki afiliasi maupun kesepakatan kemitraan dengan pemerintah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya