Berita

Letjen TNI Robi Herbawan ditugaskan sebagai Kepala BAIS TNI. (Foto: Dok. Kemhan)

Pertahanan

Dari Pengawal Prabowo ke Pucuk Intelijen TNI, Ini Sosok Robi Herbawan

KAMIS, 07 MEI 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Letnan Jenderal (Letjen) TNI Robi Herbawan dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), lembaga intelijen utama di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Perwira tinggi TNI Angkatan Darat itu dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia intelijen dan operasi khusus. Robi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1994 dari kecabangan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Sejak awal karier militer, Robi banyak ditempa di lingkungan Kopassus. Ia tercatat berdinas selama sekitar 12 tahun di Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) 81 Kopassus, salah satu satuan elite antiteror TNI AD.


Nama Robi Herbawan juga dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia pernah menjadi ajudan Prabowo ketika menjabat Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus pada periode Desember 1995 hingga Maret 1998.

Usai menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), kariernya semakin banyak berkutat di dunia intelijen. Robi kemudian mendapat penugasan di BAIS TNI hingga 2019.

Dalam bidang operasi intelijen, Robi pernah dipercaya menjadi Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) BAIS di Aceh pada periode 2016-2018. Penugasan tersebut menjadi salah satu pengalaman penting karena Aceh saat itu masih menjadi wilayah dengan pengawasan keamanan ketat pascakonflik.

Selain penugasan intelijen, Robi juga memiliki pengalaman di jabatan teritorial dan strategis lainnya, mulai dari tingkat komando kewilayahan hingga posisi di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Pada 18 September 2021, ia ditarik ke Kementerian Pertahanan sebagai Kepala Pusat Informasi Strategi Pertahanan (Kapusinfostrahan) Bainstrahan Kemhan.

Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjabat Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Kepala BAIS TNI.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya