Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Kendala Pembangunan Sekolah Rakyat di Temanggung, Warga Belum Sepakat soal Lahan

RABU, 06 MEI 2026 | 14:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah daerah harus menghadapi hambatan di lapangan. 

Salah satu yang paling menonjol terjadi di Temanggung, Jawa Tengah, di mana pembangunan belum bisa berjalan karena belum adanya kesepakatan antara pemerintah daerah dan warga setempat terkait lahan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, secara administratif lahan di Temanggung sebenarnya sudah dinyatakan “clear and clean”. Namun di tingkat masyarakat, masih ada persoalan yang belum menemukan titik temu.


“Khusus di Temanggung, tanahnya masih ada sedikit masalah dengan masyarakat setempat,” kata Gus Ipul di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026. 

Menurutnya, persoalan itu membuat pembangunan sekolah rakyat di wilayah tersebut tertahan hingga sekarang. Ia menyebut pemerintah pusat kini menunggu langkah lanjutan dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan komunikasi dengan warga.

“Belum bisa ada titik temu dengan Pak Bupati, sehingga pembangunannya terhambat sampai sekarang,” ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan, pembangunan sekolah rakyat dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pengusulan titik pembangunan berasal dari Kementerian Sosial setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Setiap lahan yang diusulkan, kata dia, harus melewati asesmen ketat sebelum bisa dibangun. Pemeriksaan meliputi status lahan, kondisi tanah, hingga kelayakan teknis lainnya. 

Setelah seluruh syarat dinyatakan aman dan bersih dari persoalan, barulah pembangunan bisa dimulai.

Selain Temanggung, kendala juga disebut terjadi di Wonosobo. Namun berbeda dengan Temanggung, pembangunan di Wonosobo diklaim sudah mulai berjalan meski sebagian lahan masih dalam proses penyelesaian.

“Kalau di Wonosobo, sebagian sudah bisa dibangun, sebagian lagi masih bermasalah. Tapi pembangunannya sudah mulai berjalan,” demikian Gus Ipul.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya