Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Khususnya dampak kebijakan suku bunga tinggi bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang berpotensi memicu gejolak pasar keuangan dan arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
Dalam rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026, Prabowo menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor jasa keuangan agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang kian kompleks.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00
UPDATE
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34