Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Pemerintah Siapkan Strategi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026

RABU, 06 MEI 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2026.

Salah satu langkah utama yang akan ditempuh adalah mendorong belanja pemerintah, yang dinilai masih memiliki ruang besar untuk menopang pertumbuhan.

"Untuk pertumbuhan di kuartal II (2026) memang salah satu yang kita akan genjot adalah belanja pemerintah, karena tahun lalu basis daripada belanja pemerintah rendah, dan Q1 kemarin belanja pemerintah menjadi penopang, dan ini juga akan menjadi penopang di Q2," kata Airlangga dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2026 di Jakarta, Selasa 5 Mei 2026.


Selain itu, pemerintah juga berupaya menjaga daya beli masyarakat, salah satunya melalui pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) yang ditargetkan cair pada Juni 2026.

Pemerintah, kata Airlangga juga menyiapkan berbagai insentif, termasuk rencana subsidi motor listrik yang akan dilaporkan kepada Presiden.

Dari sisi investasi, realisasi pada kuartal I/2026 tercatat tumbuh 7,2 persen. Bahkan, komitmen investasi dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan diperkirakan mencapai Rp540 triliun.

"Kita ketahui bahwa investasi di Q1 itu kita naik 7 persen, kita berharap nanti ini bisa kita bawa ke Q2," ujarnya.

Meski optimis, Airlangga mengaku pemerintah belum menetapkan proyeksi resmi untuk pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2026.

"Mengenai kuartal 2 belum bikin proyeksi, jadi kita kuartal pertama dulu aja yang Indonesia berhasil katakanlah meng-outbeat ekspektasi dari berbagai lembaga jadi ini satu hal yang positif ya," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya