Berita

Supertanker Iran masuk perairan Indonesia. (Foto: Istimewa)

Politik

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

RABU, 06 MEI 2026 | 05:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Masuknya supertanker Iran ke perairan Indonesia memantik perhatian internasional. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah melihat peristiwa ini sebagai lebih dari sekadar aktivitas perdagangan energi. 

"Ini bagian dari operasi senyap yang mencerminkan pergeseran strategi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik global," kata Amir, dikutip Rabu 6 Mei 2026.


Amir menduga kapal tanker Iran berukuran sangat besar (VLCC) memasuki wilayah perairan Indonesia dengan pola pelayaran yang tidak lazim. 

Kapal-kapal tersebut diduga mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS), sebuah metode yang sering dikaitkan dengan operasi berisiko tinggi dalam dunia intelijen maritim.

Bagi Amir, pola ini menjadi indikator awal bahwa pergerakan tersebut bukan sekadar aktivitas komersial biasa. 

“Dalam praktik intelijen, setiap upaya menghindari pelacakan biasanya berkaitan dengan sensitivitas politik atau ekonomi tingkat tinggi,” kata Amir.

Indonesia hingga kini masih menghadapi ketergantungan pada impor minyak mentah. Produksi dalam negeri belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan industri dan konsumsi domestik.

Dalam konteks tersebut, Iran menjadi alternatif yang secara ekonomi dan politik menarik. Sebagai negara yang berada di bawah tekanan sanksi Barat, Iran cenderung menawarkan harga yang lebih kompetitif serta skema perdagangan yang fleksibel.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya