Berita

Komandan TNI Angkatan Laut Palembang, Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan. (tengah). (Foto: Istimewa)

Pertahanan

Penyelundupan 125 Ribu Benur Seharga Rp6 Miliar Digagalkan

RABU, 06 MEI 2026 | 04:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pangkalan TNI Angkatan Laut Palembang menggagalkan penyelundupan baby benih lobster (benur) dalam jumlah besar di perairan Kuala Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. 

Sebanyak 125.000 ekor benur berhasil diamankan dari tangan pelaku yang kabur ke hutan bakau. 

Komandan TNI Angkatan Laut Palembang, Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan menyebut. total benur yang diamankan mencapai 25 boks dengan nilai taksiran lebih dari Rp6 miliar.


“Tim berhasil mengamankan sekitar 125.000 ekor benur. Nilainya diperkirakan di atas Rp6 miliar,” kata Arry dikutip dari RMOLSumsel, Rabu 6 Mei 2026.

Penggagalan ini bermula dari informasi intelijen terkait aktivitas penyelundupan di wilayah Jambi. Tim Satgas Rajawali Lanal Palembang kemudian bergerak melakukan penyekatan di Kuala Lagan dan Kuala Mendahara.

Sekitar pukul 22.10 WIB, tim mendeteksi pergerakan speedboat mencurigakan yang melaju keluar dari Kuala Mendahara. Pengejaran langsung dilakukan.

“Sudah diberikan isyarat berhenti, bahkan tembakan peringatan. Tapi pelaku tetap melarikan diri,” kata Arry.

Aksi kejar-kejaran berakhir di kawasan hutan bakau Kuala Sinar. Speedboat pelaku berhasil masuk ke area sempit yang sulit dijangkau. Dua pelaku melarikan diri dengan memanfaatkan kondisi medan.

“Dengan pertimbangan keselamatan, tim fokus mengamankan barang bukti,” kata Arry.

Selain benur, petugas juga menyita satu unit speedboat milik pelaku. Benur yang diamankan merupakan jenis pasir, yang umumnya berasal dari pesisir Sumatera atau kiriman dari selatan Pulau Jawa.

Seluruh barang bukti kemudian diserahkan ke PSDKP untuk proses lebih lanjut, termasuk rencana pelepasliaran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya