Berita

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko saat berada di lokasi bencana. (Foto: Dok. BPBD Kota Bogor)

Nusantara

Cuaca Ekstrem Hantam Kota Bogor

BPBD Catat 26 Kejadian dalam Sehari
RABU, 06 MEI 2026 | 03:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat 26 kejadian bencana alam dalam sehari pasca Kota Bogor diguyur hujan lebat disertai petir yang terjadi, pada Senin 4 Mei 2026. 

"Didominasi tanah longsor dan banjir lintasan, dan semuanya sedang dilakukan assessment," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, dikutip dari RMOLJabar, Rabu 6 Mei 2026.

Dimas mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus melakukan assessment di sejumlah lokasi terdampak yang belum sempat terdata secara menyeluruh akibat kondisi cuaca ekstrem.


Selain pendataan, BPBD juga mulai melakukan langkah kontingensi penanganan pascabencana di sejumlah wilayah prioritas. 

Beberapa titik yang menjadi fokus penanganan antara lain Kelurahan Pasir Jaya, lokasi jembatan ambruk, Kelurahan Ranggamekar, Kayumanis, serta beberapa titik lain yang tersebar di Kota Bogor.

Dimas mengungkapkan, kondisi cuaca pada saat kejadian tidak memungkinkan petugas bergerak maksimal, sehingga tim lebih difokuskan siaga di titik-titik rawan.

"Kebetulan cuaca kemarin tidak memungkinkan, jadi kami siaga di beberapa titik," kata Dimas.

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Jika melihat kenaikan debit air yang cepat atau kondisi lereng tidak stabil di sekitar tempat tinggal, segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman tanpa menunggu instruksi resmi," kata Dimas.

BPBD mengingatkan warga untuk menyiapkan dokumen penting, obat-obatan, dan perlengkapan darurat dalam satu tas siaga bencana yang mudah dijangkau.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya