Berita

Ilustrasi SPBU. (Foto: RMOL)

Politik

Tekanan APBN Meningkat Akibat Lonjakan Harga BBM Dunia

SELASA, 05 MEI 2026 | 14:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tekanan terhadap kondisi fiskal Indonesia meningkat seiring lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik global.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, mengatakan konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat telah mendorong harga minyak global melampaui asumsi dalam APBN.

“Kondisi fiskal kita memang sedang tertekan. Namun ini bukan hanya dialami Indonesia, melainkan dampak dari situasi geopolitik dunia yang belum juga mereda,” kata Fauzi, Selasa, 5 Mei 2026.


Ia menjelaskan, dalam APBN pemerintah menetapkan asumsi harga minyak sebesar 70 dolar AS per barel. Namun realisasi saat ini telah menembus 100 dolar AS per barel, atau melonjak sekitar 30 dolar di atas asumsi awal.

Kenaikan tersebut berdampak signifikan terhadap beban subsidi energi. Fauzi memaparkan, setiap kenaikan US$1 per barel akan menambah beban subsidi sekitar Rp6,8 triliun hingga Rp7 triliun.

“Jika kenaikan mencapai US$30, maka tambahan beban subsidi bisa menyentuh sekitar Rp210 triliun. Ini angka yang sangat besar dan tentu memberi tekanan serius pada APBN,” jelas legislator NasDem dari Dapil Sumsel I itu.

Meski demikian, ia menegaskan kondisi keuangan negara masih dalam batas aman. Fauzi mengutip pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut APBN tetap terjaga meski harga minyak menyentuh 100 dolar AS per barel.

Selain itu, pemerintah disebut masih memiliki bantalan fiskal yang cukup kuat, salah satunya melalui Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp425 triliun.

“Dengan cadangan tersebut, pemerintah masih memiliki ruang untuk mengantisipasi tekanan yang ada. Bahkan hingga akhir tahun, subsidi diperkirakan tidak akan kembali mengalami kenaikan signifikan,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya