Berita

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

BPS Catat 1,9 Juta Lapangan Kerja Baru, Pengangguran Turun Jadi 7,24 Juta

SELASA, 05 MEI 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kinerja pasar tenaga kerja nasional menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang Februari 2025 hingga Februari 2026. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja bertambah 1,896 juta orang dalam periode tersebut, menandakan terciptanya hampir 1,9 juta lapangan kerja baru di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Tambahan kesempatan kerja itu mendorong jumlah penduduk bekerja pada Februari 2026 mencapai 147,57 juta orang. 


Sementara itu, total angkatan kerja nasional tercatat sebanyak 154,91 juta orang atau bertambah 1,862 juta orang dibandingkan Februari tahun sebelumnya.

"Jumlah pengangguran sebanyak 7,24 juta orang atau menurun 35 ribu orang dibanding Februari 2025," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 5 April 2026.

Penurunan jumlah pengangguran tersebut sekaligus melanjutkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. 

BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terus menurun secara konsisten, dari 5,83 persen pada Februari 2022 menjadi 5,45 persen pada Februari 2023, turun lagi ke 4,82 persen pada Februari 2024, kemudian 4,76 persen pada Februari 2025, hingga mencapai 4,68 persen pada Februari 2026.

Perbaikan juga terjadi pada sektor pekerjaan formal yang menjadi indikator penting peningkatan kualitas tenaga kerja. Amalia menyebut jumlah pekerja formal mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. 

"Pekerja formal meningkat dari 59,19 juta orang menjadi 59,93 juta orang atau mencakup 40,58 persen dari total penduduk bekerja," paparnya.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan total 28,78 juta pekerja per Februari 2026. 

Posisi berikutnya ditempati perdagangan besar dan eceran sebanyak 17,95 juta pekerja, disusul sektor industri pengolahan yang menyerap 13,57 juta orang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya