Berita

TPST Bantargebang terletak di wilayah Kelurahan Cikiwul, Ciketingudik dan Sumurbatu Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dudi Gardesi Ditantang Atasi Bom Waktu Darurat Sampah Jakarta

SELASA, 05 MEI 2026 | 05:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kondisi TPST Bantargebang yang kini memiliki tumpukan sampah setinggi gedung 17 lantai dinilai sebagai ujian krusial bagi Dudi Gardesi yang baru mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.

Kekhawatiran ini muncul menyusul pernyataan Menko Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas yang menekankan pentingnya sinergi cepat untuk mengatasi krisis lingkungan tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah mendorong Dudi Gardesi harus segera melakukan langkah akselerasi dan tidak boleh terjebak dalam pola birokrasi yang lamban.


"Tumpukan sampah setinggi 17 lantai di Bantargebang adalah bom waktu yang menuntut terobosan nyata dalam 100 hari pertama kepemimpinan Dudi," Endriansyah, dikutip Selasa 5 Mei 2026.

Selaras dengan arahan Menko Zulhas, FPPJ mendesak Dudi Gardesi untuk memperkuat sinkronisasi pengelolaan sampah, mulai dari digitalisasi bank sampah di tingkat warga (hulu) hingga percepatan teknologi pemusnahan sampah ramah lingkungan di hilir.

Terkait kerja sama dengan PT Danantara, FPPJ meminta Dudi Gardesi memastikan bahwa skema investasi tersebut benar-benar dieksekusi untuk percepatan infrastruktur pengolahan sampah modern yang selama ini kerap tertunda.

Endriansyah menegaskan bahwa FPPJ akan mengawal ketat setiap kebijakan yang diambil oleh DLH di bawah kepemimpinan Dudi Gardesi guna memastikan keselamatan lingkungan warga Jakarta.

"Masalah sampah Jakarta adalah masalah kemanusiaan dan kesehatan publik yang tidak bisa ditunda lagi," pungkas Endriansyah.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya