Berita

Director Taiwan Tourism Information Center di Jakarta, Abe Chou dan Deputy Representative Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust H.J. Lin. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Taiwan Incar Peluang Pasar Wisata Indonesia

Populasinya Capai 280 Juta Jiwa
SENIN, 04 MEI 2026 | 06:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Taiwan gencar menarik wisatawan Indonesia untuk berlibur ke Taiwan. Untuk itu, mereka membawa delegasi berisi maskapai, agen perjalanan, dan pelaku industri pariwisata ke Indonesia pada 30 April hingga 7 Mei. 

Mereka juga menggelar acara promosi seperti Taiwan Travel Fair di PIK Avenue serta workshop pariwisata di Jakarta dan Medan. 

Langkah ini dilakukan karena Taiwan melihat peluang besar dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang mulai merencanakan liburan keluarga sejak bulan Mei untuk periode libur sekolah Oktober. 


Indonesia sendiri merupakan pasar strategis dengan populasi sekitar 280 juta jiwa.

Director Taiwan Tourism Information Center di Jakarta, Abe Chou menjelaskan, keterlibatan pelaku industri menjadi kunci penting dalam mengonversi minat menjadi kunjungan nyata. 

”Melalui travel agent dan maskapai yang hadir, pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga bisa langsung membeli paket perjalanan dengan berbagai penawaran menarik,” kata Abe Chou, dikutip Senin 4 Mei 2026.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Taiwan juga mengembangkan lingkungan wisata ramah Muslim. 

Berbagai upaya dilakukan, seperti penyediaan makanan ramah Muslim, ruang salat di pusat transportasi dan destinasi wisata, serta fasilitas pendukung lainnya. 

Langkah ini ditujukan agar wisatawan Indonesia yang mayoritas beragama Islam dapat berwisata ke Taiwan dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Deputy Representative Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust H.J. Lin menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam strategi pariwisata Taiwan.

“Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis," kata Trust Lin.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya