Berita

Ilustrasi begal. (Foto: Istimewa)

Presisi

Waspada! Pelaku Begal Modus Minta Tumpangan Motor

SENIN, 04 MEI 2026 | 02:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sungguh malang nasib Rexy Ahdan Nur’aidin. Niat menolong seorang pria yang meminta tumpangan justru berakhir dengan aksi penodongan senjata tajam ke lehernya di Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, Sabtu 2 Mei 2026. 

Peristiwa itu bermula dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, korban yang sedang dalam perjalanan pulang kerja menggunakan sepeda motor Honda Beat, melintasi kawasan Jalan Salak, depan MTs Negeri 1 Menggala.

Di tengah jalan, korban dihentikan oleh seorang pria tak dikenal yang memelas meminta bantuan untuk diantar pulang ke daerah Senayan, Menggala Kota.


Meski sempat ragu, rasa kemanusiaan korban mengalahkan firasat buruknya. Namun, sesampainya di depan sekolah yang sepi, pelaku meminta berhenti dan tiba-tiba melancarkan aksinya.

"Pelaku menanyakan ponsel korban dengan dalih meminjam. Saat korban menolak, pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau dan menempelkannya ke leher kanan korban sambil mengancam, 'Lihat ini!'," ujar sumber kepolisian. 

Merasa nyawanya terancam, korban terpaksa menyerahkan ponsel Samsung Galaxy A07 miliknya, sementara pelaku langsung menghilang di kegelapan malam.

Tak butuh waktu lama bagi Tim Tekab 308 Sat Reskrim Polres Tulang Bawang untuk mengendus keberadaan para pelaku. Di bawah komando Kasat Reskrim AKP Apfryyadi Pratama, polisi melakukan pengejaran hingga ke luar kabupaten.

Hingga kemudian, pada Minggu 3 Mei 2026, tim gabungan yang didukung oleh Polres Lampung Timur berhasil meringkus HD (38) di kediamannya di Marga Tiga, Lampung Timur. Dari tangan HD, polisi berhasil mengamankan barang bukti ponsel milik korban.

"Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah kami amankan di Mapolres Tulang Bawang guna proses penyidikan lebih lanjut," Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama dikutip dari RMOLLampung.

Pelaku dijerat dengan Pasal 479 KUHPidana terkait pencurian dengan kekerasan. 

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat beraktivitas di jam-jam rawan," pungkas AKP Apfryyadi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya