Berita

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Hambalang, Kabupaten, Jawa Barat, pada Sabtu 2 Mei 2026. (Foto: Setpres)

Politik

Janggal, Pertemuan Prabowo dengan "Aktor Keamanan" Tanpa Libatkan Dudung

SENIN, 04 MEI 2026 | 01:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertemuan terbatas yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Hambalang pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, bukan sekadar rapat rutin. 

Pasalnya, komposisi peserta didominasi aktor keamanan, mulai dari Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal (Purn) Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, para Kepala Staf Angkatan hingga Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

"Komposisi itu menunjukkan forum ini lebih menyerupai “ruang komando” ketimbang sekadar rapat koordinasi kabinet biasa," kata Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting, dikutip Senin 4 Mei 2026.


Namun ada yang janggal, karena tidak ada KSP Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Seharusnya aktivitas presiden menyertai KSP sebagai perangkat strategis Kepresidenan. 

Apalagi sejak Oktober 2024, Dudung masuk dalam kelompok pakar strategi pertahanan dan industri pertahanan. Sekaligus Penasihat Khusus Bidang Pertahanan Nasional Presiden.

Hadir pula dalam rapat terbatas itu Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Wakil Menteri Komunikasi Digital  Angga Raka Prabowo, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Dirut Pindad Sigit Puji Santosa, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Di tengah narasi resmi yang menyinggung pendidikan dan hilirisasi, justru menarik untuk membaca lapisan politik di balik agenda tersebut," kata Ginting.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya