Berita

Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais. (Foto: Istimewa)

Politik

Pernyataan Amien Rais Berpotensi Memecah Belah Bangsa

MINGGU, 03 MEI 2026 | 23:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan dari Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais terkait isu yang menyasar Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah bangsa.

Demikian penegasan tokoh buruh Arief Poyuono melalui keterangan tertulis, Sabtu 3 April 2026.

Arief melihat pernyataan kontroversial tersebut keluar lantaran Amien Rais diduga kehilangan kesadaran kognitif dalam politik pasca terpental dari PAN.


"Amien Rais tidak lagi menggunakan rasionalitas, logika, atau informasi faktual dalam mengambil keputusan politik, melainkan didorong oleh emosi, bias, atau manipulasi informasi," kata Arief.

Menurut Arief, jika Amien Rais tidak cepat-cepat ditangani secara medis, maka dampaknya akan sangat serius. 

"Segera kita bawa tokoh Reformasi '98 Amien Rais ke rumah sakit yang terdekat dengan rumah tinggalnya, jangan sampai memalukan bangsa Indonesia. Biar bagaimanapun Amien Rais mantan ketua MPR RI," pungkas Arief. 

Amien Rais membuat pernyataan di kanal YouTube-nya yang mempersoalkan kedekatan Prabowo dan Teddy. Video tersebut berjudul 'JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL' dengan durasi sekitar 8 menit pada Kamis 30 April 2026. Namun, per pukul 12.18 WIB, video tersebut sudah tak ada.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya