Berita

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Foto: Istimewa)

Politik

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

MINGGU, 03 MEI 2026 | 07:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa meragukan keaslian dan substansi pernyataan dalam video Amien Rais yang belakangan viral di media sosial.

Pernyataan politikus senior Amien Rais dalam sebuah video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya itu menjadi viral setelah memuat tudingan terkait hubungan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

“Saya baru saja menonton video mirip Pak Amien Rais. Saya tonton lagi, saya tonton lagi, kok terasa aneh,” ujar Hensa, Minggu, 3 Mei 2026.


Hensa menilai isi pernyataan yang disampaikan terkesan tidak mencerminkan sosok Amien Rais sebagai tokoh senior bangsa. Menurutnya, gaya komunikasi dalam video tersebut mengandung tudingan yang tidak mendasar dan bernada kasar. Ia mempertanyakan apakah benar pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Amien Rais.

“Ini benar Amien Rais, tokoh reformasi, tokoh senior bangsa? Masa bicara dengan tudingan-tudingan tak mendasar seperti ini?” katanya.

Hensa juga mempertanyakan tujuan komunikasi dalam video tersebut, apakah ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto atau kepada Seskab Teddy Indra Wijaya.

Ia menegaskan, sebagai tokoh senior, Amien Rais semestinya memberikan contoh yang baik dan menyampaikan kritik secara konstruktif.

"Sebagai sosok senior bangsa, saya yakin sekali pak Amien Rais tidak akan seperti ini, ia akan memberikan masukan-masukan positif memberikan contoh yang baik," kata Hensa.

Hensa pun meyakini jika video tersebut benar adanya dan bukan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI), Amien Rais akan mengambil langkah klarifikasi.

“Kalau benar ini bukan AI, saya yakin Pak Amien Rais akan meminta maaf agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.

Di sisi lain, Hensa juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan teknologi AI untuk membuat konten provokatif yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.
Ia turut menyoroti kondisi masyarakat saat ini yang tengah menghadapi tekanan ekonomi, sehingga menurutnya polemik semacam ini justru menambah kegaduhan yang tidak perlu.

“Kita ini sedang sama-sama pusing mencari penghidupan. Jangan ditambah dengan isu-isu liar seperti ini,” ucapnya.

Terkait sikap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Hensa menyampaikan apresiasi karena yang bersangkutan tidak memberikan respons terhadap video tersebut.

"Sudah benar untuk urusan ini ia tidak reaktif dan tidak memberikan respon apa pun terkait video pak Amien Rais ini, karena akan melanjutkan kegaduhan yang ada ke depannya," kata Hensa.

Menurutnya, sikap tidak reaktif tersebut justru menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi kritik, terutama jika sumbernya belum jelas.

"Memang, Amien Rais adalah tokoh nasional, dan biasanya kalau level dia, pastinya pejabat yang dikritik akan reaktif dan cenderung gaduh berdebat," kata Hensa.

“Nah makanya saya bilang, sudah benar untuk tidak direspon, saya apresiasi itu karena sebagai pejabat, sudah seharusnya tahu mana yang perlu direspons dan mana yang tidak,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya