Berita

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok (kedua dari kanan). (Foto: RMOLJabar)

Sepak Bola

Marc Klok Bantah Lakukan Tindakan Rasis ke Pemain Bhayangkara

Merasa Dirugikan sebagai Pesepak Bola
MINGGU, 03 MEI 2026 | 01:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok angkat bicara terkait tuduhan rasisme yang diarahkan kepadanya dalam laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. 

Ia dengan tegas membantah telah melakukan tindakan rasis seperti yang dituduhkan.

Pemain Timnas naturalisasi ini menyebut, informasi yang beredar tidak benar dan sangat merugikan nama baiknya sebagai pesepak bola profesional.


“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima,” tegas Klok dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu 2 Mei 2026.

Lanjut dia, sepanjang hidup dan kariernya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, serta anti-rasisme. Ia juga terbiasa bekerja sama dengan pemain dari berbagai latar belakang budaya dan kebangsaan.

“Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” jelasnya.

Terkait insiden di pertandingan, Klok menjelaskan kronologi yang terjadi. Saat timnya mencetak gol menjadi 2-1, pemain Bhayangkara, Henri Doumbia, disebut menahan bola dan tidak segera melanjutkan kick-off.

Klok mengaku hanya meminta bola dikembalikan agar pertandingan bisa dilanjutkan cepat.

“Saya mengatakan dengan jelas, ‘Give me the ball back’,” tegasnya lagi.

Menurutnya, terjadi kesalahpahaman karena Doumbia mengira ia mengucapkan kata lain yang berkonotasi rasial. Namun, setelah diklarifikasi, Doumbia disebut telah meminta maaf dan mengakui kekeliruan tersebut, termasuk diikuti rekan setim dan pelatihnya.

Meski demikian, Klok menyoroti sikap manajer Bhayangkara, Sumardji, yang disebut terus melontarkan tuduhan rasis kepadanya, baik di lorong stadion maupun setelah pertandingan.

“Saya sudah memintanya untuk berhenti, karena tuduhan itu tidak benar dan sangat menyakitkan,” ungkapnya.

Klok menilai situasi tersebut sudah melampaui batas sportivitas dan esensi sepak bola. Ia pun berharap ada klarifikasi dan permintaan maaf resmi dari pihak Bhayangkara atas tuduhan yang dinilai tidak berdasar.

“Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi atas kesalahpahaman yang merugikan nama saya,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya