Berita

Pembicara dan peserta Seminar Kebangsaan KMPN di di Jakarta Timur, Jumat, 1 Mei 2026. (Foto: Dokumentasi MPSI)

Politik

MPSI:

Anak Muda Punya Peran Penting dalam Pembangunan Papua

MINGGU, 03 MEI 2026 | 01:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peneliti Senior Merah Putih Stratejik Indonesia (MPSI), Annas Fitrah Akbar, menilai pemberdayaan anak muda Papua menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan Komunitas Mahasiswa Pemuda Nusantara (KMPN), bertajuk 'Meneropong Masa Depan Pembangunan di Tanah Papua Ditinjau dari Aspek Pendidikan, Infrastruktur, Keamanan dan Sumber Daya Manusia', di Jakarta Timur, Jumat, 1 Mei 2026. 

Menurut Annas, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah menunjukkan pendekatan yang semakin komprehensif dalam membangun Papua. Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.


“Pembangunan Papua saat ini bergerak ke arah yang lebih inklusif. Anak muda mulai ditempatkan sebagai bagian penting dari proses, bukan hanya sebagai penerima manfaat,” ujar Annas dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan, berbagai program afirmasi di bidang pendidikan, pelatihan, serta pengembangan talenta lokal telah membuka ruang yang lebih luas bagi anak muda Papua untuk berkembang dan berkontribusi.

Dalam konteks tersebut, Annas melihat adanya pergeseran positif, di mana generasi muda Papua kini mulai tampil sebagai agen perubahan di berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Ini adalah fondasi penting. Ketika anak muda diberi akses, kepercayaan, dan ruang partisipasi, maka pembangunan akan lebih berkelanjutan karena bertumpu pada kekuatan lokal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Alumni Universitas Mataram (Unram) ini menekankan bahwa penguatan peran anak muda Papua juga memiliki dimensi strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat integrasi nasional, terutama di tengah tantangan global seperti disinformasi dan dinamika geopolitik.

Menurut dia, narasi positif yang dibangun oleh generasi muda Papua menjadi elemen penting dalam memperkuat optimisme publik terhadap masa depan Papua.

“Anak muda Papua hari ini bukan hanya bagian dari pembangunan, tetapi juga penjaga narasi kebangsaan yang inklusif dan berperspektif masa depan,” tegas Annas.

Ia pun mendorong agar kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat, dan dunia pendidikan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem pemberdayaan yang konsisten.

Dengan tren yang ada saat ini, Annas optimistis Papua dapat berkembang sebagai wilayah yang maju dan berdaya saing, dengan generasi muda sebagai motor utama perubahan.

“Selama konsistensi kebijakan dan dukungan terhadap generasi muda terus dijaga, Papua memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai salah satu pilar kekuatan Indonesia ke depan,” pungkas Annas.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya