Berita

MacBook Neo (Foto: GSM Arena)

Bisnis

Saham Apple Moncer, Didorong iPhone 17 dan MacBook Neo

JUMAT, 01 MEI 2026 | 15:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham perusahaan teknologi Apple naik hampir 4 persen berkat tingginya permintaan iPhone 17 dan laptop terbaru MacBook Neo.

Dalam laporan terbarunya, Apple memperkirakan pertumbuhan penjualan kuartal berikutnya mencapai 14-17 persen, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sekitar 9,5 persen. Selain itu, perusahaan juga mengumumkan program pembelian kembali saham (buyback) senilai 100 miliar Dolar AS, yang semakin memperkuat kepercayaan investor.

Meski demikian, penjualan iPhone pada kuartal terakhir sedikit di bawah perkiraan. Total penjualan mencapai 56,99 miliar Dolar AS, sedikit meleset dari estimasi analis. CEO Tim Cook menjelaskan hal ini disebabkan oleh kendala pasokan chip.


“Permintaan sangat tinggi, tetapi rantai pasokan saat ini kurang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan komponen,” ujar Cook, dikutip dari Reuters, Jumat 1 Mei 2026.

Di sisi lain, MacBook Neo justru menjadi pendorong utama kinerja. Laptop dengan harga lebih terjangkau ini membantu penjualan Mac melampaui ekspektasi, dengan total penjualan mencapai 8,4 miliar Dolar AS. Produk ini dinilai berpotensi membuka pasar laptop murah yang selama ini didominasi Chromebook.

Secara keseluruhan, Apple mencatat pendapatan 111,18 miliar Dolar AS dan laba 2,01 Dolar AS per saham, dan keduanya di atas perkiraan analis. Margin keuntungan juga tetap kuat di kisaran 49 persen.

Namun, Apple memperingatkan biaya komponen, khususnya chip memori, akan meningkat dalam waktu dekat. Hal ini diperkirakan dapat menekan margin keuntungan pada kuartal berikutnya.

Di luar perangkat keras, bisnis layanan Apple (termasuk App Store) mencatat kinerja solid dengan pendapatan 30,98 miliar Dolar AS, melampaui ekspektasi. Penjualan di pasar China juga lebih baik dari perkiraan.

Ke depan, Apple diperkirakan akan mengungkap strategi kecerdasan buatan (AI) lebih lanjut dalam konferensi pengembang tahunannya pada Juni. Meski belum menggelontorkan dana sebesar pesaingnya untuk AI, belanja riset dan pengembangan Apple tercatat naik signifikan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya