Berita

Ilustrasi

Politik

Kurang 2 Juta, Lapor SPT Masih di Bawah Target pada Akhir April 2026

JUMAT, 01 MEI 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat realisasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk Tahun Pajak 2025 mencapai 13 juta dokumen hingga akhir April 2026.

Jumlah tersebut baru mencapai 87 persen, atau kurang sekitar 2 juta dari target yang ditetapkan DJP sebanyak 15 juta untuk akhir pelaporan April 2026. Namun DJP memperpanjang lapor SPT Badan dari 30 April 2026 menjadi 31 Mei 2026.

“Progres Pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 30 April 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 13.056.881 SPT,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, dalam keterangannya pada Jumat 1 Mei 2026.


Angka tersebut berasal dari berbagai kategori wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan usaha. Rinciannya, untuk wajib pajak dengan tahun buku Januari-Desember, pelaporan didominasi oleh orang pribadi karyawan sebanyak 10.743.907 SPT. 

Sementara itu, wajib pajak orang pribadi non-karyawan tercatat menyampaikan 1.438.498 SPT.

Dari kelompok badan usaha, pelaporan dalam rupiah mencapai 846.682 SPT, sedangkan dalam denominasi dolar AS sebanyak 1.379 SPT. Untuk sektor minyak dan gas (migas), tercatat 13 SPT dalam rupiah dan 181 SPT dalam dolar AS.

Adapun wajib pajak dengan beda tahun buku yang mulai melaporkan sejak 1 Agustus 2025 mencatatkan 26.184 SPT badan dalam rupiah serta 37 SPT dalam dolar AS.

Di sisi lain, DJP juga melaporkan perkembangan dalam aktivasi akun Coretax. Hingga periode yang sama, jumlah wajib pajak yang telah mengaktifkan akun Coretax DJP mencapai 18.993.498.

Dari total tersebut, sebanyak 17.803.629 berasal dari wajib pajak orang pribadi. Kemudian 1.098.274 berasal dari wajib pajak badan, serta 91.366 dari instansi pemerintah. 

Sementara itu, wajib pajak dari sektor Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang telah mengaktifkan akun tercatat sebanyak 229.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya