Berita

Gedung KPK di Jakarta (Foto: RMOL/Jamaljudin Akmal)

Hukum

KPK Bongkar Borok APBD Kaltim, Defisit Rp2,2 Triliun dan Perencanaan Amburadul Disorot

JUMAT, 01 MEI 2026 | 13:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi menguliti lemahnya tata kelola keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang dinilai masih jauh dari kata optimal. Di tengah potensi sumber daya alam melimpah, provinsi tersebut justru terjerat defisit anggaran hingga Rp2,2 triliun, memicu sorotan keras terhadap kualitas perencanaan APBD.

Kepala Satgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, Andy Purwana, mengatakan bahwa persoalan mendasar terletak pada buruknya perencanaan yang membuka celah penyimpangan sejak awal.

"Perencanaan merupakan fondasi utama dalam mencegah terjadinya praktik korupsi dan kesuksesan pembangunan daerah. Jika perencanaan tidak matang, maka potensi risiko penyimpangan di tahap berikutnya akan semakin besar," kata Andy seperti dikutip RMOL, Jumat, 1 Mei 2026.


Dalam audiensi bersama Pemprov Kaltim di Samarinda, KPK menemukan sejumlah titik rawan serius. Selain defisit jumbo, pemanfaatan dana bagi hasil (DBH) disebut belum maksimal, sementara potensi pajak dari aktivitas industri justru banyak yang tak tercatat di daerah karena administrasi berada di luar wilayah.

Kondisi ini memperlihatkan lemahnya kontrol fiskal dan minimnya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). KPK pun mendorong perbaikan agresif, termasuk penguatan pajak alat berat, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), hingga pengawasan aktivitas ship-to-ship yang selama ini rawan luput dari pengawasan.

"Penguatan tata kelola menjadi semakin penting agar setiap penggunaan anggaran dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta terhindar dari potensi penyimpangan," jelas Andy.

Tak hanya itu, indikator tata kelola juga memperlihatkan rapor merah. Skor Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) 2025 memang mencapai 86,7 poin, namun sektor perencanaan justru terpuruk di angka 68 poin, indikasi nyata adanya kelemahan serius yang belum dibenahi.

Lebih mengkhawatirkan, Survei Penilaian Integritas (SPI) menunjukkan tren penurunan. Dari 72,75 pada 2024, skor merosot ke 69,78 di 2025, dengan penilaian kalangan ahli hanya menyentuh 62,69. Angka ini menjadi alarm keras bahwa integritas tata kelola di Kaltim masih bermasalah.

Dalam pendampingan intensif yang dilakukan pada April 2026 di sejumlah daerah seperti Kutai Timur, Bontang, dan Samarinda, KPK juga menemukan masalah klasik yang tak kunjung selesai. Mulai dari aset daerah belum tersertifikasi, pengadaan yang lemah secara administratif, hingga fungsi pengawasan internal (APIP) yang dinilai tumpul dan cenderung reaktif.

Selain itu, pengelolaan aset daerah masih amburadul akibat keterbatasan SDM, lemahnya digitalisasi, serta buruknya koordinasi antar perangkat daerah. Kondisi ini membuka ruang lebar bagi praktik penyimpangan yang berulang.

KPK pun mendesak pembenahan menyeluruh, termasuk memperkuat peran APIP sebagai sistem peringatan dini, mempercepat digitalisasi data, serta menertibkan proses pengadaan agar lebih transparan dan terukur.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya