Berita

Gerakan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) menggelar aksi unjuk rasa, di luar lokasi perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, di kawasan Patung Kuda seberang pintu masuk Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Aksi Buruh GSPMII di Luar Kawasan May Day Monas, Ini Tuntutannya

JUMAT, 01 MEI 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi unjuk rasa tetap digelar oleh Gerakan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) di luar lokasi perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026.

Berdasarkan pantauan RMOL, massa buruh GSPMII menggelar aksi menggunakan sebuah mobil komando yang dilengkapi sound system dan spanduk tuntutan. Mobil tersebut diparkir di Jalan Medan Merdeka Barat, tepatnya di sekitar Patung Kuda, depan Gedung Sapta Pesona, mengarah ke Istana Negara.

Melalui spanduk dan orasi yang disampaikan, GSPMII mengajukan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Mereka mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan, penerapan upah layak dan pekerjaan layak di seluruh Indonesia, serta penghapusan pajak penghasilan bagi buruh. Selain itu, mereka juga menuntut dihapuskannya sistem outsourcing dan skema karyawan kontrak.


Salah satu orator dalam aksi tersebut menyuarakan tuntutan secara tegas dengan mengatakan, “Hapus outsourcing, sahkan UU Ketenagakerjaan, untuk buruh yang lebih baik, Pak Presiden,” ujar orator yang mengenakan pakaian merah putih berlogo GSPMII.

Sementara itu, perayaan May Day tahun ini dipusatkan di kawasan Monas dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden hadir bersama sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua MPR RI, serta para menteri Kabinet Merah Putih.

Sejumlah pimpinan serikat buruh juga tampak hadir dalam perayaan tersebut, di antaranya Jumhur Hidayat dari KSPSI yang juga menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Andi Gani Nena Wea dari KSPSI, Ely Rosita Silaban dari KSBSI, serta Said Iqbal.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya