Berita

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. (Foto: Otorita IKN)

Politik

IKN Gaet Investor Korea dan Lokal Proyek Komersial Senilai Rp1,2 Triliun

JUMAT, 01 MEI 2026 | 10:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama dua pelaku usaha pelopor yakni PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi sebagai langkah pengembangan proyek komersial dan fasilitas pendukung.

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Otorita IKN pada Kamis, 30 April 2026 menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan proyek komersial dan fasilitas pendukung di kawasan IKN.

PT Dian Jaya Indonesia, perusahaan real estat yang merupakan anak usaha dari Dian Development Co., Ltd. asal Korea Selatan, akan mengembangkan proyek apartemen dan hotel di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di kawasan Pusat Pendidikan (Education Precinct) dengan sub zona campuran kepadatan tinggi. 


Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada triwulan IV tahun 2026 di atas lahan seluas ±33.201 meter persegi dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp1,15 triliun.

Sementara itu, PT Biru Makmur Abadi akan mengembangkan fasilitas sport center dan restoran di kawasan KIPP 1C. Berlokasi di sekitar kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma, proyek ini diharapkan dapat mendukung aktivitas kawasan pendidikan sekaligus memperkaya fasilitas publik bagi masyarakat. 

Pembangunan direncanakan dimulai pada triwulan IV tahun 2026 dengan luas lahan ±16.387 meter persegi dan estimasi investasi sebesar Rp50 miliar.

Secara keseluruhan, penandatanganan PKS ini mencatatkan total estimasi nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun, dengan total kontribusi yang akan dibayarkan mencapai Rp3.923.650.500 (tiga miliar sembilan ratus dua puluh tiga juta enam ratus lima puluh ribu lima ratus rupiah).

“Kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran ini tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif,” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, menyampaikan optimismenya terhadap pengembangan IKN. 

“Kami tertarik berinvestasi di IKN karena kawasan ini dirancang sebagai smart city modern dengan kepastian regulasi, insentif fiskal, serta potensi peningkatan nilai properti dan bisnis yang signifikan di masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Abdul Rohman, Direktur PT Biru Makmur Abadi juga melihat IKN sebagai peluang strategis untuk investasi jangka panjang. 

“Kami melihat IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang strategis. Konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah sangat relevan dengan tren global,” ujar perwakilan perusahaan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya