Berita

Ilustrasi Dolar AS (Artificial Inteligence)

Bisnis

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

JUMAT, 01 MEI 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Dolar AS atau DXY di pasar mata uang New York akhirnya terpukul jatuh setelah otoritas Jepang meluncurkan aksi intervensi besar-besaran untuk menyelamatkan nilai tukar Yen. 

Langkah tegas Tokyo yang melakukan aksi beli Yen di pasar seketika membuat indeks Dolar AS (DXY) - ukuran kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang Utama - merosot 0,80 persen ke level 98,06 pada penutupan perdagangan Kamis 30 April 2026 waktu setempat. 

Hal ini menghentikan tren penguatan Greenback. Intervensi ini sempat membuat Dolar AS anjlok hingga 3 persen terhadap Yen ke level 155,5 yang merupakan penurunan harian paling drastis sejak akhir tahun lalu.


Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama sebelumnya memang telah memberi sinyal kuat untuk mengambil tindakan nyata demi merespons pelemahan mata uangnya yang sudah melampaui batas fundamental. 

Akibat tekanan luar biasa terhadap Dolar AS ini, mata uang utama lainnya seperti Euro, Poundsterling, hingga Franc Swiss kompak menguat tajam. 

Euro naik 0,51 persen ke posisi 1,1733 Dolar AS, sementara Pound menguat 0,98 persen menjadi 1,3607 Dolar AS. Dolar AS juga merosot 1,28 persen versus Franc Swiss

Situasi pasar valuta asing kian bergejolak karena bersamaan dengan memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di Washington.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya