Berita

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

JUMAT, 01 MEI 2026 | 06:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi sorotan publik, terutama dalam penggunaan anggaran hingga dijadikan sebagai alat politik. 

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira dalam podcast Madilog dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Jumat, 1 Mei 2026. 

“Ya kita menolak bahwa MBG dijadikan sebagai alat politik dan MBG menguras anggaran pendidikan. Jadi MBG ini, perpres tata kelolanya yang terlambat, setelah berjalan baru ada tata kelola,” ujar Bhima.


Menurut dia, tata kelola yang awalnya akan melibatkan UMKM lokal,  namun dalam perjalanannya hanya menjadi permainan dari yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Selain itu juga klaim misalnya tenaga kerja yang terserap. Itu belum melihat berapa banyak yang berkurang dari sektor pendidikan, karena anggarannya diambil dari anggaran pendidikan,” ungkap Bhima.

Ia juga membeberkan dampak yang dihadapi UMKM hingga rumah tangga akibat adanya distorsi harga bahan baku yang didominasi oleh program MBG.

“Begitu juga yang berkurang UMKM karena harus menanggung biaya yang mahal. Jadi UMKM itu dia berebut bahan baku di ujung, di hilir, di ritel. Sementara SPPG-nya itu mengambil dari distribusi hulu. Jadi ada distorsi harga, ada kenaikan harga, rumah tangga juga kena,” jelasnya. 

“Nah itu kalau di total semua, justru ada 1,94 juta tenaga kerja yang beresiko hilang, karena adanya MBG,” tandas Bhima.
      


Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya