Berita

Legislator Partai Gerindra, Bahtra Banong, saat meninjau gudang Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) di wilayah Sulawesi Tenggara, di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Rabu, 29 April 2026 (Foto: Istimewa)

Politik

Sidak Gudang Bulog, Legislator Gerindra Jamin Stok Pangan Terkendali

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Legislator Partai Gerindra, Bahtra Banong, melakukan inspeksi mendadak ke gudang Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) di wilayah Sulawesi Tenggara. Kunjungan tersebut berlangsung di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, pada Rabu, 29 April 2026.

Bahtra menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi riil ketersediaan dan keamanan stok pangan strategis di daerah. Langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

“Presiden meminta seluruh jajaran untuk aktif memantau stabilitas pasokan kebutuhan pokok di tengah dinamika global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok pangan,” ujar Bahtra dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 30 April 2026.


Berdasarkan data dari Kantor Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tenggara, Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menyebut ketersediaan komoditas utama, seperti beras dan jagung, berada dalam kondisi sangat memadai.

“Berdasarkan laporan Bulog, kebutuhan pangan di Sultra sekitar 20.000 ton per tahun. Sementara stok yang tersedia saat ini mencapai kurang lebih 78.000 ton. Artinya, dalam kondisi normal, cadangan ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang,” jelasnya.

Legislator daerah pemilihan Sulawesi Tenggara tersebut menegaskan, hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan bahwa sistem penyimpanan dan distribusi pangan berjalan dengan baik, meskipun di tengah ketidakpastian situasi geopolitik global.

Meski demikian, Bahtra mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas psikologis masyarakat agar tidak terjadi pembelian berlebihan (panic buying) yang justru dapat mengganggu distribusi.

“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa stok pangan kita aman dan terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai melakukan panic buying. Pemerintah akan terus hadir untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pemantauan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya