Berita

Embarkasi Bekasi menerapkan sistem one stop service untuk jemaah haji. (Foto: BPKH)

Nusantara

Haji 2026, Embarkasi Bekasi Terapkan One Stop Service

RABU, 29 APRIL 2026 | 18:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Embarkasi Bekasi terus meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 melalui penerapan sistem one stop service yang terintegrasi.

Melalui sistem ini, jemaah tidak perlu berpindah lokasi untuk mengurus berbagai keperluan sebelum keberangkatan. Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran Nusuk, pembagian gelang identitas, pemeriksaan kesehatan hingga distribusi living cost, dirancang dalam satu rangkaian layanan.

Pendekatan ini tidak hanya ditujukan untuk efisiensi, tetapi juga untuk memastikan kondisi jemaah tetap sehat menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.


Sejumlah jemaah merasakan langsung dampak dari peningkatan layanan tersebut. Mereka menilai proses yang dijalani kini jauh lebih mudah dan terorganisir.

“Alhamdulillah memudahkan semuanya, terima kasih atas perhatian pemerintah. kami sudah lihat hotelnya juga dekat alhamdulillah,” kata seorang jemaah dikutip dari Instagram @BPKH pada Rabu 29 April 2026.

Selain layanan teknis, jemaah juga menyoroti peran pengelolaan dana haji melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang dinilai turut mendukung kelancaran proses keberangkatan.

"Terima kasih kepada BPKH yang sudah mengelola dana haji. Sehingga dana haji lebih rasional dan membantu jamaah bisa lebih mudah untuk berangkat dengan living cost,” tambah jemaah lainnya.

Kepala Subbagian Umum Asrama Haji Bekasi, Kania Budhi Utami, memastikan berbagai aspek layanan telah dipersiapkan secara matang.

Ia menjelaskan bahwa akomodasi menjadi salah satu fokus utama, mulai dari penyediaan kamar yang nyaman hingga kelengkapan penunjang seperti bed cover dan amenities. Tak hanya itu, layanan tambahan juga disiapkan untuk kelompok jemaah dengan kebutuhan khusus.

“Layanan yang pertama, yang terpenting itu akomodasi ya. Kamar-kamar yang nyaman, kemudian bed cover, amenitiesnya juga. Ada juga layanan tambahan, diantaranya ada layanan lansia, disabilitas dan perempuan,” jelasnya.

Kania juga menyoroti kontribusi BPKH dalam mendukung operasional layanan di lapangan, khususnya dalam distribusi perlengkapan jemaah. Menurutnya, bantuan fasilitas seperti kendaraan sangat membantu petugas dalam menjangkau area yang lebih luas di lingkungan asrama.

“Kalau misalnya di Aula Arafah, kami menggunakan trolley. Tapi untuk di Aula yang, untuk yang kamar-kamar yang agak jauh, kami menggunakan mobil dari BPKH,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya