Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar pergerakan saham)

Bisnis

Grup Bakrie Bergairah, BNBR dan BUMI Catat Transaksi Ratusan Miliar Rupiah

RABU, 29 APRIL 2026 | 13:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan pasar modal pada perdagangan Rabu siang, 29 April 2026, menunjukkan tren positif bagi dua emiten grup Bakrie, yakni PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). 

Hingga sesi pertama siang ini, kedua saham kompak berada di zona hijau dengan dinamika transaksi yang cukup atraktif di lantai bursa.

Saham BNBR terpantau menguat 1,89 persen atau naik 4 poin ke level Rp216 per lembar saham pada pukul 12:48 WIB. 


Dibuka pada level Rp214, saham ini sempat bergerak fluktuatif di rentang Rp210 hingga mencapai level tertinggi di Rp222. 

Aktivitas transaksi BNBR tergolong ramai dengan volume mencapai 874,3 juta saham dan nilai transaksi menembus Rp190,2 miliar. Dari sisi valuasi, BNBR memiliki rasio harga terhadap laba atau PE Ratio sebesar 76 kali dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp37,4 triliun, yang menempatkannya di peringkat 72 dari seluruh emiten di bursa.

Satu menit berselang, tepatnya pukul 12:49 WIB, saham BUMI menyusul dengan kenaikan 0,88 persen atau menguat 2 poin ke level Rp230 per lembar saham. 

Berbeda dengan BNBR yang dibuka lebih tinggi dari penutupan sebelumnya, BUMI dibuka stagnan di level Rp230. 

Sepanjang perdagangan sesi pertama, BUMI bergerak di zona stabil dengan harga terendah Rp228 dan tertinggi Rp234. Namun, secara likuiditas, BUMI mencatatkan performa yang lebih masif dibandingkan BNBR, dengan volume transaksi mencapai 1,28 miliar saham dan nilai transaksi yang lebih besar, yakni Rp297,6 miliar.

Jika membandingkan kedua saham tersebut, BNBR mencatatkan persentase kenaikan yang lebih tinggi yakni 1,89 persen, sementara BUMI hanya menguat 0,88 persen. 

Meski demikian, secara kapitalisasi pasar dan posisi di industri, BUMI jauh lebih unggul dengan market cap sebesar Rp85,4 triliun dan menempati peringkat 30 besar perusahaan di bursa. Dari sisi efisiensi laba, BUMI juga terlihat lebih atraktif dengan PE Ratio 63 kali dibandingkan BNBR yang berada di angka 76 kali.

Dinamika frekuensi transaksi menunjukkan BNBR sedikit lebih agresif dengan 28.574 kali transaksi dibandingkan BUMI yang tercatat sebanyak 24.687 kali. 

Secara keseluruhan, pergerakan kedua saham ini hingga tengah hari menunjukkan kepercayaan investor yang masih terjaga, di mana BNBR unggul dalam akselerasi harga, sementara BUMI mendominasi dari sisi volume dan nilai transaksi di pasar.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya