Berita

Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

RABU, 29 APRIL 2026 | 03:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia kini mengarah pada pendekatan jangka panjang berbasis gizi dan perubahan gaya hidup. 

Melalui Badan Gizi Nasional (BGN), Indonesia mulai mengadopsi strategi yang telah terbukti berhasil di Jepang dalam mendorong peningkatan tinggi badan dan kualitas kesehatan generasi secara signifikan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa Jepang menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan intervensi gizi terstruktur yang berdampak langsung pada peningkatan tinggi badan masyarakat. 


“Jepang itu sudah melakukan makan bergizi hampir 100 tahun. Kita lihat dalam kurun waktu sekitar 50 tahun, tinggi badan rata-rata laki-laki Jepang naik dari 159 cm menjadi sekitar 170 cm,” ujar Dadan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 28 April 2026.

Menurut Dadan, keberhasilan tersebut tidak hanya berhenti pada peningkatan fisik, tetapi juga berlanjut pada perubahan pola hidup masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dalam fase awal, intervensi dilakukan melalui penyediaan makanan bergizi, kemudian dilanjutkan dengan edukasi, hingga akhirnya membentuk kebiasaan hidup sehat secara mandiri. 

“Awalnya intervensi, setelah itu edukasi, dan pada akhirnya menjadi kebiasaan gaya hidup sehat. Itu yang terjadi di Jepang,” ungkap Dadan.

Menariknya, tren di Jepang menunjukkan bahwa peningkatan tinggi badan justru diikuti dengan penurunan berat badan dalam 20 tahun terakhir. Hal ini menjadi indikator keberhasilan pola hidup sehat yang tidak hanya meningkatkan pertumbuhan, tetapi juga menjaga proporsi tubuh ideal. 

“Sekarang kita lihat, tinggi badan naik, tapi berat badan turun. Artinya gaya hidup sehat sudah terbentuk,” jelas dia.

BGN menilai pendekatan serupa relevan diterapkan di Indonesia, terutama melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok usia kritis. 

Intervensi difokuskan pada dua fase penting, yakni 1.000 hari pertama kehidupan untuk mencegah stunting, serta usia sekolah hingga remaja untuk mendukung pertumbuhan fisik optimal.

Dadan menegaskan bahwa tanpa intervensi gizi yang tepat, potensi genetik anak tidak akan berkembang maksimal. 

“Anak dalam kandungan itu punya potensi genetik. Tapi kalau tidak diintervensi dengan menu gizi seimbang, potensi itu tidak akan muncul, bahkan bisa terjadi stunting,” pungkasnya.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya