Berita

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pemda di Papua Dituntut Pangkas Ketergantungan terhadap Pusat

SELASA, 28 APRIL 2026 | 17:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seluruh jajaran pemerintah daerah (Pemda) di Tanah Papua harus menjadikan momentum Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 sebagai titik balik dalam memperkuat kemandirian fiskal dan kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri saat memimpin upacara peringatan Hari Otda Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin 27 April 2026.

Bertindak selaku inspektur upacara, Fakhiri membacakan amanat Menteri Dalam Negeri RI yang menekankan pentingnya sinergi pusat-daerah dalam mewujudkan visi Asta Cita.


Fakhiri menyoroti bahwa otonomi daerah di Papua harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui perbaikan layanan dasar. Ia menegaskan bahwa birokrasi tidak boleh lagi sekadar bekerja secara administratif, tetapi harus berorientasi pada hasil nyata.

“Otonomi daerah adalah instrumen strategis. Bagi kita di Papua, ini adalah peluang besar untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memastikan kehadiran negara di sektor pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan air bersih,” kata Fakhiri, dikutip Selasa 28 April 2026.

Fakhiri tidak menampik adanya tantangan besar yang masih membayangi pemerintah daerah, mulai dari integrasi anggaran yang belum optimal hingga tingginya ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat.

Secara khusus, Fakhiri menggarisbawahi poin-poin krusial untuk diterapkan di wilayah Papua, yakni efisiensi anggaran, kemandirian ekonomi dan akses wilayah 3T alias tertinggal, terluar, dan terpencil.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya