Berita

Menteri Koordinator Bidang Insfratruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Nusantara

AHY Dorong Percepatan Flyover Usai Kecelakaan Bekasi Timur

SELASA, 28 APRIL 2026 | 16:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintah mendorong percepatan pembangunan flyover di sejumlah titik perlintasan sebidang usai kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, bahwa banyaknya perlintasan sebidang masih menjadi persoalan serius dalam sistem transportasi rel di Indonesia.

"Sebenarnya kita sudah mengidentifikasi sejak awal bahwa masih cukup banyak lintasan sebidang di mana rel kereta ini juga bersamaan dengan jalur transportasi darat. Artinya jalan crossing dengan rel kereta," kata AHY kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa sore, 28 April 2026.


Menurut AHY, solusi jangka panjang yang harus segera direalisasikan adalah pembangunan infrastruktur pemisah jalur, salah satunya flyover, agar tidak lagi terjadi persinggungan antara kereta dan kendaraan darat.

"Saya minta dan saya ingin mendorong untuk mempercepat semuanya karena memang misalnya untuk membangun flyover sehingga tidak lagi ada lintasan sebidang ini perlu penyiapan tata ruangnya, lahannya," kata AHY.

AHY menjelaskan, pembangunan flyover tidak hanya soal konstruksi, tetapi juga mencakup penataan ruang dan sistem lalu lintas secara menyeluruh.

"Ini juga membutuhkan proses," kata AHY.

Selain itu, AHY menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi kereta api, baik dari sisi teknologi, tata kelola, maupun respons darurat.

"Insiden ini bukanlah sesuatu yang ringan. Ini sesuatu yang serius dan pemerintah ingin segera mempercepat segala upaya untuk bisa, menghindari terjadinya kecelakaan-kecelakaan serupa," pungkas AHY.

Kecelakaan kereta berawal dari kecelakaan antara KRL dengan mobil Taksi Green SM di lintasan sebidang Ampera Bekasi Timur. 

Akibat kecelakaan itu, KRL lainnya terhenti di Stasiun Bekasi Timur yang jaraknya tidak jauh dengan lokasi taksi. 

Nahas, KRL yang terhenti di Stasiun Bekasi Timur ditabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melintas di jalur yang sama, yakni di jalur 1.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya