Berita

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Nusantara

Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

SELASA, 28 APRIL 2026 | 15:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan KRL Commuter Line vs KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, bertambah satu menjadi 15 orang. Sementara itu, puluhan korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat mengunjungi Stasiun Bekasi Timur, Selasa 28 April 2026.

"Update sampai dengan jam 1 siang tadi ada 15 orang yang meninggal dunia dan 88 orang yang masih dirawat. Termasuk ada tiga yang tadinya terjepit bisa kita evakuasi dan masih dalam perawatan di rumah sakit," kata AHY kepada wartawan.


Dalam kesempatan itu, AHY juga memastikan seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari rangkaian kereta yang terdampak tabrakan.

"Sekaligus yang paling utama tentunya adalah melakukan evakuasi terhadap korban dan itu sudah dilakukan, bisa dikatakan semua sudah berhasil dievakuasi dikeluarkan dari gerbong yang tertabrak tadi malam," terang AHY.

Saat ini, kata AHY, proses penanganan difokuskan pada pemulihan sarana dan prasarana kereta api, termasuk evakuasi rangkaian KRL yang mengalami kerusakan berat.

"Tadi saya lihat di bawah memang masih diupayakan agar sore ini benar-benar bisa diangkat atau diangkut dari rel kereta, yaitu gerbong khusus wanita KRL," kata AHY.

Setelah proses evakuasi selesai, pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) akan melanjutkan tahap normalisasi jalur kereta, termasuk memastikan sistem kelistrikan dan prasarana pendukung kembali berfungsi dengan aman.

"Ini juga yang sedang dikawal oleh PT KAI dan semua berupaya agar prosesnya cepat tapi juga tuntas," pungkas AHY.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya