Berita

Proses evakuasi KRL di Stasiun Bekasi (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Nusantara

Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Tersisa, Evakuasi Rangkaian KRL Masih Berlanjut

SELASA, 28 APRIL 2026 | 11:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan tidak ada lagi korban yang tersisa dalam insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Meski demikian, proses evakuasi rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) yang mengalami kerusakan parah masih terus berlangsung di lokasi kejadian.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa seluruh korban telah berhasil ditemukan dalam operasi SAR yang dilakukan secara intensif sejak malam kejadian.

“Saya pastikan sudah tidak ada korban yang tersisa. Namun, dalam proses pembersihan bangkai kereta, apabila ditemukan bagian tubuh sekecil apa pun, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” ujarnya di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa, 28 April 2026.


Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas masih melakukan evakuasi material KRL yang rusak berat akibat benturan. Proses ini dilakukan secara hati-hati untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 14 orang, sementara 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di delapan rumah sakit.

“Kami berupaya memberikan penanganan terbaik agar para korban luka dapat segera pulih dan kembali beraktivitas,” ujar Bobby.

Ia juga menambahkan, proses evakuasi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek telah berhasil dilakukan pada pukul 08.30 WIB. Lokomotif telah dilepaskan dari rangkaian KRL yang terdampak, dan jalur hilir kini sudah dapat dioperasikan kembali.

Meski demikian, operasional KRL untuk sementara masih dibatasi. Layanan Commuter Line hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi, sementara Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik dan turun penumpang hingga waktu yang akan ditentukan kemudian.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya