Berita

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi PKB Syaiful Huda (Foto: situs fraksi PKB)

Politik

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

SELASA, 28 APRIL 2026 | 10:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR RI meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera turun ke lapangan untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan antara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Syaiful Huda, dalam keterangannya pada Selasa, 28 April 2026.

“Dalam jangka pendek, kami meminta KNKT segera melakukan investigasi secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kecelakaan ini,” ujarnya.


Selain mendorong investigasi, Komisi V juga meminta PT KAI dan para pemangku kepentingan terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perlintasan sebidang di seluruh Indonesia. Dalam insiden di Bekasi Timur, kecelakaan diduga dipicu oleh kendaraan yang berhenti di perlintasan.

Huda menilai persoalan perlintasan sebidang masih menjadi pekerjaan rumah besar. Ia mengungkapkan bahwa sepanjang jalur kereta dari Jakarta hingga Surabaya terdapat ratusan perlintasan sebidang yang belum tertangani dengan baik.

“Ini menunjukkan kita masih memiliki persoalan serius terkait perlintasan sebidang yang harus segera dibenahi,” katanya.

Menurutnya, tidak semua perlintasan dilengkapi petugas penjaga, dan kondisi fisik lintasan pun kerap tidak rata dengan jalan raya. Hal ini sering menyulitkan kendaraan melintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Sebagai langkah jangka pendek, Huda mendorong penempatan petugas di setiap perlintasan. Jika belum memungkinkan, ia mengusulkan pelibatan relawan dari pemerintah daerah untuk membantu pengamanan.

“Yang penting ada petugas atau relawan yang memastikan lintasan aman,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberadaan petugas sangat penting untuk menangani situasi darurat, seperti kendaraan mogok di atas rel, agar dapat segera dievakuasi.

Ke depan, Komisi V DPR RI juga berencana memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, KNKT, dan PT KAI, dalam rapat dengar pendapat guna melakukan evaluasi menyeluruh.

“Supaya pembahasan kita komprehensif, mengetahui penyebab pasti, dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia terus memperbarui data korban dalam insiden tersebut. VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa hingga Selasa pagi, jumlah korban meninggal dunia tercatat tujuh orang, sementara 81 penumpang mengalami luka-luka dan telah dievakuasi.

“Sampai saat ini kami telah mengevakuasi 81 penumpang yang mengalami luka-luka, dan tujuh penumpang dinyatakan meninggal dunia,” ujar Anne.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya