Berita

Kunjungan KPU se-Indonesia Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat, 24 April 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

IKN Bakal Mutakhirkan Data Pemilih dan Dapil Khusus

SENIN, 27 APRIL 2026 | 16:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menghadapi pemutakhiran data pemilih dan daerah pemilihan (dapil) khusus oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto menjelaskan, KPU se-Indonesia telah melakukan kunjungan kerja ke IKN, dalam rangka audiensi dan dukungan terhadap pembangunan IKN pada Jumat, 24 April 2026.

Dalam kunjungan yang turut dihadiri Anggota KPU Republik Indonesia (RI) serta Ketua Divisi SDM dan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU dari seluruh Indonesia, Bimo menekankan pentingnya peran bersama dalam menyampaikan informasi yang akurat mengenai IKN kepada publik.


"Kami berharap dukungan untuk turut menyebarkan informasi yang benar dan konstruktif mengenai IKN,” ujar Bimo dalam keterangannya, dikutip Senin 27 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Anggota KPU RI Iffa Rosita juga menyampaikan rencana lembaga penyelenggara pemilu untuk perbaikan tata kelola pesta demokrasi ke depan.

Iffa menyatakan, nantinya akan ada dapil khusus IKN memasuki Pemilu 2029 yang dibuat, sebagai bagian dari status IKN sebagai satu wilayah khusus di RI.

"Interaksi antara Otorita IKN dengan KPU akan sering terbangun karena nanti akan ada penataan dapil khusus di IKN," kata Iffa.

"Nanti akan ada pemilihan untuk DPD dan DPR. Jika sudah siap juga akan dibangunkan Gedung KPU disini,” demikian Iffa.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya