Berita

Gedung Bank Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Gubernur BI Ungkap Tiga PR Besar RI, Benahi Investasi Hingga Perkuat Mesin Ekonomi

SENIN, 27 APRIL 2026 | 13:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan tiga tantangan utama yang perlu segera direspons di tengah ketidakpastian global tinggi yang berkepanjangan.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat sinergi, mendorong perekonomian Indonesia dengan berbasis kekuatan untuk permintaan domestik. Salah satunya dengan membangun kembali kepercayaan pelaku usaha serta mendorong pembiayaan bagi proyek-proyek prioritas nasional.

"Pertama bagaimana kita membangkitkan kepercayaan pelaku usaha serta mempertemukan dan mengusahakan pembiayaan kepada proyek-proyeksi prioritas nasional untuk mewujudkan stabilitas yang dinamis dan juga pertumbuhan ekonomi yang tinggi," jelasnya dalam National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI) di Jakarta pada Senin, 27 April 2026.


Selanjutnya, Perry menegaskan pentingnya memperkuat mesin pertumbuhan domestik melalui konsumsi dan investasi yang berkelanjutan.

"Kedua bagaimana memperkuat mesin pertumbuhan domestik yaitu konsumsi yang terjaga. Juga investasi yang terus meningkat agar berbagai program-program prioritas pemerintah terus kita dorong," ujarnya.

Terakhir memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan baik di sektor usaha, perbankan, maupun masyarakat.

"Ketiga bagaimana memastikan bahwa kebijakan yang telah kita rumuskan dan akan terus kita rumuskan dapat diimplementasikan pada tataran dunia usaha, perbankan maupun juga pada masyarakat yang kuat," paparnya.

Perry menambahkan, Indonesia sejatinya telah memiliki kerangka kebijakan yang kuat, termasuk melalui hilirisasi dan industrialisasi yang perlu terus diperkuat untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

"Kita memiliki kerangka kebijakan yang kuat dan itulah yang harus kita tingkatkan termasuk juga kebijakan hilirisasi dan industrialisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya