Berita

Hersubeno Arief. (Foto: YouTube Hersubeno Point)

Politik

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

SENIN, 27 APRIL 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kabar mundurnya dua direktur jenderal (dirjen) di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) membuat gempar banyak kalangan di tengah upaya pemerintah Presiden Prabowo Subianto tancap gas mengejar target ambisius program 3 juta rumah. 

Dua nama yang santer dikabarkan pamit itu adalah Dirjen Tata Kelola dan Tata Kelola Risiko ?Dr. Aziz Andriansyah dan ?Dirjen Perumahan Desa/Perdesaan Dr. Imran, MSc.

Jurnalis senior  Hersubeno Arief menyebut pernyataan pengunduran diri dua dirjen itu sebelumnya sudah beredar di berbagai grup Whatsapp.


“Kabar yang beredar Jumat malam itu sampai sekarang ini masih jadi rumor politik yang sangat seru. Namun sejauh ini belum ada penjelasan dari Kementerian PKP,” kata Hersubeno dikutip dalam kanal YouTube Hersubeno Point, Senin, 27 April 2026.

Ia lantas coba bertanya kepada pejabat di lingkungan Kementerian PKP terkait rumor tersebut. Jawaban dari pejabat tersebut sangat mencengangkan terkait kepemimpinan Maruarar Sirait.

“Seorang pejabat di Kementerian PKP ketika saya hubungi menjawab pendek, karena banyak pejabat yang stres di bawah kepemimpinan Maruarar Sirait,” ungkapnya.

Hersubeno kemudian membeberkan beberapa sikap dan kebijakan Maruarar yang dianggap membuat stres para anak buahnya.

“Karena gayanya one man show dan leadership-nya membingungkan. Mantan kader PDIP dan dikenal sangat dekat dengan mantan Presiden Joko Widodo, kan Maruarar punya gaya kepemimpinan yang unik dalam tanda petik,” tuturnya.

Berdasarkan info yang diperoleh Hersubeno, Ara akrab disapa masuk kantor tidak seperti jam kerja pada umumnya ASN.

“Dia (Ara) sering masuk kantor itu pada sore hari dan bisa di kantor sampai dini hari. Kalau benar informasinya seperti itu bagaimana caranya para pegawai negeri itu ya mengikuti Pak Ara,” tandasnya.        

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya