Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: KDM Channel)

Nusantara

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

SENIN, 27 APRIL 2026 | 01:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara terkait polemik bonus Rp1 miliar untuk pemain Persib Bandung yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Di tengah sorotan publik, Dedi memilih jalur terbuka. Ia menegaskan, informasi yang disampaikannya bukan tanpa dasar, melainkan bagian dari komitmen transparansi.

"Bonus Rp1 miliar berasal dari Asep Ara Sirait. Saya menyebutnya Bang Ara atau Asep Ara karena beliau sudah lama tinggal di Jawa Barat saat kuliah di Universitas Parahyangan Bandung," ujar Dedi dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu 26 April 2026.


Sosok yang dimaksud adalah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Menurut Dedi, komitmen bonus itu muncul dalam pertemuan bersama manajemen Persib saat membahas target ambisius: meraih tiga gelar juara secara beruntun.

Namun, target tersebut diakui bukan perkara ringan.

"Top management menyampaikan bahwa tantangannya sangat berat," jelasnya.

Dari situlah, lanjutnya, muncul dukungan spontan dari Maruarar. Ia menyatakan kesediaan memberikan bonus untuk setiap laga tandang Persib.

"Bang Ara menyampaikan akan membantu memberikan bonus pada setiap pertandingan di kandang lawan," tuturnya.

Skemanya pun tak kecil. Dari tujuh laga tandang, lima pertandingan dirancang mendapat bonus masing-masing Rp1 miliar. Total dana yang disiapkan mencapai Rp5 miliar.

Meski demikian, Dedi mengaku tidak gegabah. Sebelum membuka informasi itu ke publik, ia terlebih dahulu memastikan aspek aturan kepada manajemen Persib.

Bahkan, ia mengklaim telah menanyakan hal tersebut berulang kali.

"Saya menanyakan sampai tiga kali, boleh atau tidak dipublikasikan. Jawabannya, tidak ada pelanggaran dan boleh," tegasnya.

Menariknya, keputusan membuka informasi itu justru diambil meski sempat ada permintaan agar tidak dipublikasikan. Bagi Dedi, transparansi tetap menjadi prinsip utama.

"Saya menjunjung tinggi transparansi. Setiap pengelolaan keuangan harus disampaikan kepada publik," tandasnya.

Di tengah polemik yang berkembang, Dedi juga mengingatkan Bobotoh untuk tidak larut dalam perdebatan di ruang digital. Ia mengajak suporter kembali ke esensi: mendukung tim di lapangan.

"Semangat bertanding habis-habisan, bukan berdebat habis-habisan di media sosial. Hatur nuhun," pungkasnya.


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya